Katakan yang Benar Walaupun itu Pahit

Pepatah atau mahfudzot ini tidak hanya ada di Indonesia atau di Arab saja. Tapi ada di berbagai belahan dunia. Hal ini menunjukkan bahwa perilaku ini adalah perilaku yang mulia di semua budaya. Pertanyaan yang ingin kuajukan pada pepatah ini adalah, "Siapkah kau menghadapi pahitnya?" Karena banyak orang menganggap perilaku ini adalah perilaku yang penuh dengan […]

Tidak Menjawab atas Orang yang Bodoh adalah Jawaban

Dulu aku mengira mahfudzot ini mengajarkan agar tidak menghiraukan pertanyaan dari orang yang bodoh. Setiap kali ada pertanyaan dari orang yang bodoh, lebih baik tidak dijawab. Karena kalau dijawab mereka juga tidak akan mengerti. Baru di kehidupan nyata aku memahaminya. Meninggalkan jawaban tidak selalu jadi jawaban. Tapi ia menjadi salah satu jawaban yang bisa aku […]

Buah Kelengahan adalah Penyesalan dan Buah Kecermatan adalah Keselamatan

Ada dua kata yang menarik dalam mahfudzot di atas. Yang pertama adalah “at-tafriith” yang diartikan sebagai kelengahan. Dan yang kedua adalah “al-hazm” yang diartikan sebagai kecermatan. Bila dicari asal katanya, maka padanan kata “al-hazm” yang lebih cocok adalah “mastery.” Sementara “at-tafriith” adalah lawan makna dari “al-hazm.” Jadi bila digabungkan kembali mahfudzot di atas menjadi kurang […]

Antara Menanam dan Panen

Kawan, seringkali kau tidak sadar bahwa dalam tradisi bertani, kau diajarkan untuk bersabar. Terutama sabar dalam menghebatkan diri. Kau sering menengok para petani yang sedang menanam. Kau juga menyaksikan mereka saat panen. Tapi seringkali kau lupa melihat di antara waktu keduanya. Jarak antara masa tanam dan panen adalah masa terpanjang. Masa tanam bisa jadi hanya […]

Perkenankan Aku Menangis

Malam takbiran harusnya menjadi malam yang menyenangkan. Tapi tidak bagiku kali ini. Entah kenapa kalimat takbir itu membuatku menangis. Beberapa pekan terakhir, aku selalu memantau perkembangan kondisi di Gaza via internet. Aku saksikan foto dan video Gaza beserta warganya yang menjadi korban tentara Israel. Aku membaca twit dan berita terkait Gaza yang hingga di malam […]

Jika Akal Sempurna, Sedikit Bicara

Mahfudzot ini bukan bicara soal diam itu emas dan bicara itu perak. Tapi kesederhanaan dalam berkata adalah ciri keahlian seseorang. Sebaliknya, banyak bicara adalah tanda kurangnya ilmu yang dipunya. Kalau bahasa mendiang Steve Jobs, "simplicity is the ultimate sophistication." Kesederhanaan adalah kerumitan yang paling tinggi. Semakin sederhana, semakin tinggi ilmunya. Dan ini berlaku di mana-mana […]

Kelemah-lembutan kepada Orang yang Lemah adalah

Kawan, ketika kau berjumpa dengan seseorang yang kaya bagaimana perlakuanmu kepadanya? Pastilah kau akan bersopan santun ketika bertemu dengannya. Ketika dalam sebuah acara pertemuan, mereka para orang kaya ini, pasti diminta untuk duduk di kursi yang enak dan empuk. Begitu juga ketika kau bertemu dengan orang yang memiliki jabatan, pengaruh atau kedudukan. Kau juga akan […]

Hudaibiyah itu Sengsara Membawa Nikmat

Sengsara Membawa Nikmat adalah Judul sebuah novel sekaligus sebuah sinetron. Meski berlabel sinetron dan diproduksi di masa lalu, aku yakin kualitasnya masih jauh mengungguli sinetron masa kini. Sementara Hudaibiyah adalah sebuah perjanjian yang dilakukan antara Rasulullah saw dengan kafir Quraisy di tahun 6 hijrah. Perjanjiannya dianggap oleh sebagian besar orang pada saat itu adalah perjanjian […]

Ternyata Akupun belum Lepas dari Kutukan Itu

Padahal sudah kupersiapkan lebih matang, tapi tetap saja curse of knowledge atau kutukan pengetahuan itu belum bisa kulepaskan. Kultum saat istirahat tarawih yang harusnya bisa memberi tambahan ilmu jadi kurang berarti. Sudah jadi kebiasaan tiap Ramadhan di perumahanku, beberapa orang, termasuk aku, mendapat jadwal sebagai Imam sholat Isya dan tarawih. Dan tidak lupa di antara […]

Apa Sebaiknya Dibuat Edaran Soal Internet di

Pertanyaan ini sempat booming saat facebook muncul. Terutama ketika ada games di dalamnya. Aku pun saat itu sempat tergoda. Banyak waktuku terbuang percuma di depan layar komputer. Dan ketika menjadi manajer, aku pun menghadapi permasalahan staf yang sama. Mereka kecanduan internet. Entah itu sekadar buka facebook untuk ngecek status orang lain, atau ngecek bagaimana kondisi […]

Ustadz, Bolehkah Saya Memarahi Staf Saya?

Beberapa minggu setelah diminta menjadi manajer aku merasa gerah. Ternyata staf yang ada di bawahku minta ampun cara kerjanya. Mungkin ini yang membuat manajer sebelumnya juga bingung. Maka dalam sebuah kesempatan pengajian kuberanikan diri bertanya kepada Ustadz. "Ustadz, bolehkah saya marah kepada staf yang ada di bawah saya?" Tak kuduga, ternyata si Ustadz membolehkan. Tapi […]

Dalam Kehati-Hatian ada Keselamatan, dan dalam

Untuk mahfudzot yang satu ini aku teringat sebuah pelajaran penting dari Mas Arif Pemenang, salah seorang pemilik bisnis Event Organizer. Beliau bercerita bahwa dulu beliau mengawali bisnis dengan modal otak kanan. Yang penting lakukan saja. Itulah yang menjadi modal kata Mas Arif. Tapi bila ditanya sekarang mungkin jawabannya berbeda. Bisnis tidak bisa dijalankan hanya dengan […]