Sebaik-baik Perkara adalah Pertengahannya

Tidak terlalu cantik dan tidak terlalu jelek, yang sedang-sedang saja. Salah satu lirik lagi dangdut yang pernah tersohor itu juga mengikuti apa yang disampaikan mahfudzot di atas. Dan yang di pertengahan itu juga yang membuat muncul rasa nikmat dalam belajar. Bayangkan saja, belajar yang memunculkan rasa nikmat. Dan ada hubungannya dengan yang di pertengahan. Hal […]

Apa Ilmu Terpentingmu Setelah Lulus Kuliah?

Dulu, setelah lulus SMA, pelajaran yang paling berharga bagiku adalah membuat makalah. Dalam tugas pelajaran Bahasa Indonesia itu, aku belajar soal berpikir secara runtut. Setelahnya, aku bisa membuat teks pidatoku sendiri. Aku juga semakin yakin dengan kemampuanku untuk mengungkapkan pendapat lewat tulisan. Dan aku akhirnya terbiasa berpikir secara logis dan runtut. Setelah lulus kuliah, pelajaran […]

Sebaik-baik Hartamu adalah yang Bermanfaat Bagimu

Banyak orang tidak sadar bahwa harta yang berharga bukanlah lagi uang. Dan cara yang paling baik dalam menggunakan harta yang paling berharga itu adalah dengan menghabiskannya dan bukan menyimpannya. Kawan, uang sekarang ini bukanlah penentu kekayaan. Karena mencari uang kini tidak lagi sesulit dulu. Penentu kekayaan juga bukan rumah, mobil, atau kekayaan fisik lainnya. Lalu […]

Nyatanya Blokosutho itu Penting Kawan

Dulu saat masih kecil, sopan itu identik dengan menyembunyikan kejelekan. Dan bukankah kita semua diajari untuk bersikap sopan terhadap semua orang? Tapi sekarang ini blokosutho atau jujur brutal itu jauh lebih penting daripada bermanis muka. Bahkan pertanda dari kepemimpinan yang berhasil itu salah satunya adalah budaya blokosutho atau istilah Inggris-nya dikenal dengan candor atau candour. […]

Katakan yang Benar Walaupun itu Pahit

Pepatah atau mahfudzot ini tidak hanya ada di Indonesia atau di Arab saja. Tapi ada di berbagai belahan dunia. Hal ini menunjukkan bahwa perilaku ini adalah perilaku yang mulia di semua budaya. Pertanyaan yang ingin kuajukan pada pepatah ini adalah, "Siapkah kau menghadapi pahitnya?" Karena banyak orang menganggap perilaku ini adalah perilaku yang penuh dengan […]

Tidak Menjawab atas Orang yang Bodoh adalah Jawaban

Dulu aku mengira mahfudzot ini mengajarkan agar tidak menghiraukan pertanyaan dari orang yang bodoh. Setiap kali ada pertanyaan dari orang yang bodoh, lebih baik tidak dijawab. Karena kalau dijawab mereka juga tidak akan mengerti. Baru di kehidupan nyata aku memahaminya. Meninggalkan jawaban tidak selalu jadi jawaban. Tapi ia menjadi salah satu jawaban yang bisa aku […]

Buah Kelengahan adalah Penyesalan dan Buah Kecermatan adalah Keselamatan

Ada dua kata yang menarik dalam mahfudzot di atas. Yang pertama adalah “at-tafriith” yang diartikan sebagai kelengahan. Dan yang kedua adalah “al-hazm” yang diartikan sebagai kecermatan. Bila dicari asal katanya, maka padanan kata “al-hazm” yang lebih cocok adalah “mastery.” Sementara “at-tafriith” adalah lawan makna dari “al-hazm.” Jadi bila digabungkan kembali mahfudzot di atas menjadi kurang […]

Antara Menanam dan Panen

Kawan, seringkali kau tidak sadar bahwa dalam tradisi bertani, kau diajarkan untuk bersabar. Terutama sabar dalam menghebatkan diri. Kau sering menengok para petani yang sedang menanam. Kau juga menyaksikan mereka saat panen. Tapi seringkali kau lupa melihat di antara waktu keduanya. Jarak antara masa tanam dan panen adalah masa terpanjang. Masa tanam bisa jadi hanya […]

Perkenankan Aku Menangis

Malam takbiran harusnya menjadi malam yang menyenangkan. Tapi tidak bagiku kali ini. Entah kenapa kalimat takbir itu membuatku menangis. Beberapa pekan terakhir, aku selalu memantau perkembangan kondisi di Gaza via internet. Aku saksikan foto dan video Gaza beserta warganya yang menjadi korban tentara Israel. Aku membaca twit dan berita terkait Gaza yang hingga di malam […]

Jika Akal Sempurna, Sedikit Bicara

Mahfudzot ini bukan bicara soal diam itu emas dan bicara itu perak. Tapi kesederhanaan dalam berkata adalah ciri keahlian seseorang. Sebaliknya, banyak bicara adalah tanda kurangnya ilmu yang dipunya. Kalau bahasa mendiang Steve Jobs, "simplicity is the ultimate sophistication." Kesederhanaan adalah kerumitan yang paling tinggi. Semakin sederhana, semakin tinggi ilmunya. Dan ini berlaku di mana-mana […]

Kelemah-lembutan kepada Orang yang Lemah adalah

Kawan, ketika kau berjumpa dengan seseorang yang kaya bagaimana perlakuanmu kepadanya? Pastilah kau akan bersopan santun ketika bertemu dengannya. Ketika dalam sebuah acara pertemuan, mereka para orang kaya ini, pasti diminta untuk duduk di kursi yang enak dan empuk. Begitu juga ketika kau bertemu dengan orang yang memiliki jabatan, pengaruh atau kedudukan. Kau juga akan […]

Hudaibiyah itu Sengsara Membawa Nikmat

Sengsara Membawa Nikmat adalah Judul sebuah novel sekaligus sebuah sinetron. Meski berlabel sinetron dan diproduksi di masa lalu, aku yakin kualitasnya masih jauh mengungguli sinetron masa kini. Sementara Hudaibiyah adalah sebuah perjanjian yang dilakukan antara Rasulullah saw dengan kafir Quraisy di tahun 6 hijrah. Perjanjiannya dianggap oleh sebagian besar orang pada saat itu adalah perjanjian […]