Aku Pro Pencitraan, Kamu?

Ini bukan edisi gagal move on, tapi ini memang masih ada hubungannya dengan fenomena Jokowi. Adakah calon pemimpin yang lebih baik dari Jokowi? Tentu saja ada dan mungkin lebih dari satu. Tapi mengapa calon pemimpin ini tidak semenarik Jokowi di mata orang umum? Karena Jokowi dan timnya kuat dalam pencitraan. Tapi bukankah orang tidak senang […]

Menurutku Finlandia itu Pinter Keblinger

Awalnya aku heran, tapi kini aku tahu kenapa kehormatan guru di Finlandia dicontohkan dengan mendapat banyak teman kencan. Memang sepertinya Finlandia bukanlah contoh yang baik untuk pendidikan manusia. Ketika aku harus menulis artikel tentang pendidikan, aku mencari tahu negara manakah yang memiliki sistem pendidikan terbaik di dunia. Dan jawabannya adalah Finlandia, Korea Selatan dan Jepang. […]

Umar bin Abdul Aziz Takjub dengan Anak 10 Tahun

Ketika Umar bin Abdul Aziz dipilih menjadi khalifah, banyak delegasi datang untuk memberi selamat kepadanya.salah satu di antara delegasi-delegasi tersebut, ada rombongan delegasi yang berasal dari Hijaz. Umumnya, dalam sebuah delegasi akan ada seorang juru bicara yang akan berkomunikasi langsung dengan khalifah. Dan tentu saja sang juru bicara ini bukan orang sembarangan. Ia pasti orang […]

Masih Harus Belajar Bertanya

Sudah menjadi kebiasaanku, untuk selalu memunculkan pertanyaan yang berbuah diskusi. Bukan untuk memunculkan siapa yang benar dan salah. Tapi lebih pada ingin memahami jalan pikiran orang lain. Ini tidak mudah bagi orang yang telah merasa membaca banyak literatur dan berpengalaman selama beberapa tahun. Merasa menjadi ahli itu menjebak Kawan. Itu juga yang terjadi hari ini. […]

Sebaik-baik Perkara adalah Pertengahannya

Tidak terlalu cantik dan tidak terlalu jelek, yang sedang-sedang saja. Salah satu lirik lagi dangdut yang pernah tersohor itu juga mengikuti apa yang disampaikan mahfudzot di atas. Dan yang di pertengahan itu juga yang membuat muncul rasa nikmat dalam belajar. Bayangkan saja, belajar yang memunculkan rasa nikmat. Dan ada hubungannya dengan yang di pertengahan. Hal […]

Apa Ilmu Terpentingmu Setelah Lulus Kuliah?

Dulu, setelah lulus SMA, pelajaran yang paling berharga bagiku adalah membuat makalah. Dalam tugas pelajaran Bahasa Indonesia itu, aku belajar soal berpikir secara runtut. Setelahnya, aku bisa membuat teks pidatoku sendiri. Aku juga semakin yakin dengan kemampuanku untuk mengungkapkan pendapat lewat tulisan. Dan aku akhirnya terbiasa berpikir secara logis dan runtut. Setelah lulus kuliah, pelajaran […]

Sebaik-baik Hartamu adalah yang Bermanfaat Bagimu

Banyak orang tidak sadar bahwa harta yang berharga bukanlah lagi uang. Dan cara yang paling baik dalam menggunakan harta yang paling berharga itu adalah dengan menghabiskannya dan bukan menyimpannya. Kawan, uang sekarang ini bukanlah penentu kekayaan. Karena mencari uang kini tidak lagi sesulit dulu. Penentu kekayaan juga bukan rumah, mobil, atau kekayaan fisik lainnya. Lalu […]

Nyatanya Blokosutho itu Penting Kawan

Dulu saat masih kecil, sopan itu identik dengan menyembunyikan kejelekan. Dan bukankah kita semua diajari untuk bersikap sopan terhadap semua orang? Tapi sekarang ini blokosutho atau jujur brutal itu jauh lebih penting daripada bermanis muka. Bahkan pertanda dari kepemimpinan yang berhasil itu salah satunya adalah budaya blokosutho atau istilah Inggris-nya dikenal dengan candor atau candour. […]

Katakan yang Benar Walaupun itu Pahit

Pepatah atau mahfudzot ini tidak hanya ada di Indonesia atau di Arab saja. Tapi ada di berbagai belahan dunia. Hal ini menunjukkan bahwa perilaku ini adalah perilaku yang mulia di semua budaya. Pertanyaan yang ingin kuajukan pada pepatah ini adalah, "Siapkah kau menghadapi pahitnya?" Karena banyak orang menganggap perilaku ini adalah perilaku yang penuh dengan […]

Tidak Menjawab atas Orang yang Bodoh adalah Jawaban

Dulu aku mengira mahfudzot ini mengajarkan agar tidak menghiraukan pertanyaan dari orang yang bodoh. Setiap kali ada pertanyaan dari orang yang bodoh, lebih baik tidak dijawab. Karena kalau dijawab mereka juga tidak akan mengerti. Baru di kehidupan nyata aku memahaminya. Meninggalkan jawaban tidak selalu jadi jawaban. Tapi ia menjadi salah satu jawaban yang bisa aku […]

Buah Kelengahan adalah Penyesalan dan Buah Kecermatan adalah Keselamatan

Ada dua kata yang menarik dalam mahfudzot di atas. Yang pertama adalah “at-tafriith” yang diartikan sebagai kelengahan. Dan yang kedua adalah “al-hazm” yang diartikan sebagai kecermatan. Bila dicari asal katanya, maka padanan kata “al-hazm” yang lebih cocok adalah “mastery.” Sementara “at-tafriith” adalah lawan makna dari “al-hazm.” Jadi bila digabungkan kembali mahfudzot di atas menjadi kurang […]

Antara Menanam dan Panen

Kawan, seringkali kau tidak sadar bahwa dalam tradisi bertani, kau diajarkan untuk bersabar. Terutama sabar dalam menghebatkan diri. Kau sering menengok para petani yang sedang menanam. Kau juga menyaksikan mereka saat panen. Tapi seringkali kau lupa melihat di antara waktu keduanya. Jarak antara masa tanam dan panen adalah masa terpanjang. Masa tanam bisa jadi hanya […]