Dengan belajar cara dakwah dari syetan maka ada hal-hal yang harusnya menjadi perhatian kita semua untuk berdakwah. Cara dakwah syetan ini terkadang luput dari perhatian karena kejelekannya saja, padahal caranya adalah dakwah yang efektif.
Apa saja yang bisa kita terapkan?
Yang pertama harus diperhatikan adalah perbedaan tujuan antara dakwah syetan dan dakwah Islam. Dakwah Islam tidak boleh hanya ikut-ikutan tanpa dasar tapi harus ada ilmu yang menjadi dasar setiap perilaku.
Atau dengan kata lain, tidak hanya emosional semata. Maka dakwah Islam itu identik dengan ilmu bukan budaya dan tradisi.
Maka yang harusnya menjadi perhatian yang lebih adalah bagaimana cara menjadikan belajar, atau mencari ilmu, itu menjadi sebuah tradisi. Mencari ilmu harus diusahakan menjadi sebuah ikatan emosional yang kuat di tengah-tengah masyarakat.
Yang kedua adalah kesabaran dan tidak terlalu mengharapkan hasil yang cepat. Bayangkan syetan bisa menyesatkan dengan waktu yang berabad-abad. Tapi kita terkadang baru satu-dua tahun sudah berharap masyarakat berubah.
Harapan mendapatkan hasil cepat akan menjadi bom bunuh diri. Karena hal itu akan sulit tercapai, malah membuat pelaku dakwah mudah putus asa. Bisa jadi bukan orang tuanya yang mengikuti, tapi anak-anaknya. Hal-hal seperti ini membuat kita tetap tegar.
Kau mungkin masih ingat sebuah kisah tentang orang tua buta yang disuapi oleh Muhammad saw tiap hari. Setelah disuapi ia malah menjelek-jelekkan Muhammad tanpa tahu siap yang menyuapinya. Kapan dia masuk Islam? Setelah Nabi Muhammad meninggal.
Jadi Rasul sendiri mencontohkan bagaimana sebaiknya kita berdakwah dengan tetap berdakwah dengan cara terbaik, dan menyerahkan hasilnya kepada Allah semata.
Ingat kawan, jadikan mencari ilmu sebagai sebuah budaya yang kuat dalam masyarakat dan jangan mengharap hasil dalam waktu cepat.
Bagaimana menurutmu?
Wallahu a’lam

ngeriiii….. ada dakwah setan.
Ngeri memang pak, tapi ada pelajaran penting di dalamnya
Betul, mas, nikmati prosesnya menuntut ilmu dengan penuh kesabaran dan ketekunan.
terkadang semangat mencapai hasil itu membuat kita sering dikecewakan oleh kenyataan
Karena dakwah itu adalah proses panjang dan niat karena Allah SWT semata. Salam kenal dari SOLO #blogwalking
sepakat mas Zaki, salam kenal balik dari surabaya
ilmu memang harus diawal, makanya ayat yang pertama kali turun nyuruh kita baca (=belajar)
dalam Islam ada urutannya dalam setiap ibadah..
1) belajar mengenainya
2) mengamalkannya
3) mendakwahkannya
4) bersabar dalam menjalaninya…
tapi meski tahu, tidak semua orang mau mencari ilmu
Very thoughtful. Banyak hikmah dan manafaat yang saya dapat dari artikle ini. Terima kasih tuan.
wa iyyakum akhii, semoga bisa bermanfaat dan saling bertukar ilmu
sepertinya saya sudah kena bom bunuh diri.
ngga sabaran dan ingin dapat hasil yg tepat. -_-
itu bisa disiasati kok mbak asalkan pasang niat yang ikhlas dullu