Apa Yang Membuatku Berfikir untuk Berhenti Setelah Sekian Lama Main Game?


Aku tidak tahu siapa yang menulis tulisan ini. Tapi tulisan ini semakin kubaca semakin membuat sesuatu dalam diriku berontak. Ada yang tidak setuju dalam dada dan pikiranku.

Ada yang tidak suka dengan kebiasaanku berlama-lama di depan komputer untuk main game. Dan ternyata yang tidak suka adalah diriku sendiri setelah membaca tulisan itu.

Tulisan itu berbunyi sebagai berikut…..

Bagaimana kalau setiap hari kita memiliki uang sebanyak Rp 86.400. Jumlah uang ini tidak akan bertambah dan berkurang setiap harinya. Ia tidak bisa disimpan. Begitu berganti hari. Akan datang kembali uang dengan jumlah yang sama di pagi hari. Dan ketika malam usai. Berapapun sisa yang tidak kita belanjakan akan lenyap.

Bila kita menemukan hal tersebut. Bila kita memiliki uang sebesar itu setiap harinya, apa yang akan kita lakukan? Apakah akan kita tabung? Tapi uang itu tidak bisa kita tabung. Sisa uang akan lenyap begitu hari berganti. Uang kembali sejumlah Rp 86.400 pun datang lagi.

Maka pilihan yang paling tepat adalah membelanjakan sepenuhnya. Karena ketika hari berganti kita akan diberikan uang yang baru. Kita harus membelanjakan ke Rp 86.400 sampai koin seratus terakhir. Sangat rugi bila ternyata ada orang yang tidak ingin membelanjakannya. Karena ketika hari berganti sisa uang tidak bisa diganti. Hari baru akan mendatangkan uang baru dengan jumlah yang sama.

Ternyata , disadari atau tidak kita semua manusia mengalami hal tersebut. Tiap hari kita diberikan 86.400 tapi tidak dalam bentuk rupiah melainkan detik. Semua manusia dari Indonesia sampai London memiliki hal ini. Setiap hari berganti tidak ada detik yang bisa disimpan. Semua akan lenyap bersama hilangnya malam.

Begitu datang pagi hari 86.400 detik pun datang lagi. Tapi ia bukan detik kemarin atau detik esok hari. Ia adalah detik hari itu. Maka bagaimanakah kita akan membelanjakan detik itu? Apakah kita hanya akan berada di depan komputer seharian. Tanpa aktivitas nyata. Tanpa mengetahui perkembangan di luar sana.

Semua kembali kepada manusianya. Semua sudah diberikan 86.400 yang sama. Tapi yang dilakukan oleh satu manusia dengan manusia lain jelas berbeda. Termasuk yang manakah kita? Apakah yang menghabiskan 86.400 dengan aktivitas terbaik. Atau yang menghabiskan 86.400 dengan aktivitas yang sia-sia.

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s