Yang di Lidahnya Ada Kebenaran


Sebagaimana Abu Bakar, Umar juga mengalami keanehan, tapi sebelum membahas keanehan Umar, aku kisahkan terlebih dahulu bebarapa kisah tentang Umar saat bersama Rasulullah sehingga ia mendapat julukan “yang di lidahnya ada kebenaran”.

Di masa setelah perang Badar, para tawanan Quraisy mengajak Abu Bakar untuk berdamai dan memberikan tebusan untuk kebebasan mereka. Abu Bakar menyetujui usulan ini. Namun sebaliknya ketika hal ini disampaikan kepada Umar, ia menjawab, “Kenapa tidak engkau bunuh saja mereka, bukankah mereka ini yang memusuhimu ketika di Mekkah wahai Rasulullah.”

Dan ketika Rasulullah telah memutuskan sependapat dengan Abu Bakar, turun ayat yang menyalahkan keputusan Rasul dan Abu Bakar, serta membenarkan pernyataan Umar.

Tidak patut, bagi seorang Nabi mempunyai tawanan sebelum ia dapat melumpuhkan musuhnya di muka bumi. Kamu menghendaki harta benda duniawiyah sedangkan Allah menghendaki (pahala) akhirat (untukmu). Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(Al Anfal 67)

Menangislah Rasul dan Abu Bakar mendapati ayat ini. Umar bin Khattab mendapati dua sahabatnya menangis ia bertanya, “Wahai Rasul, apa yang menyebabkan engkau dan Abu Bakar menangis? Beritahulah aku! Bila setelah kau beritahu aku tidak menangis, maka izinkan aku menangis karena dua sahabatku telah menangis.”

Peristiwa kedua adalah ketika dua orang bertikai dan meminta Rasulullah untuk memberi keputusan atas masalah mereka. Setelah Rasul memutuskan dan memberikan hak kepada salah satu di antara mereka, yang kalah tidak terima.

Si pihak yang kalah mengajak agar masalah tersebut kepada Abu Bakar. Dan Abu Bakar pun memberi jawaban sebagaimana Rasululllah.

Kembali si pihak yang kalah tidak rela atas keputusan Abu Bakar. Ia mengusulkan agar membawa masalah ini ke Umar bin Khattab. Setelah bertemu Umar bin Khattab mereka menjelaskan bahwa masalah mereka telah dibawa ke  Rasulullah dan Abu Bakar namun pihak yang kalah tidak puas.

Apa yang dilakukan oleh Umar? Ia masuk ke rumah, menghunus pedang dan menusukkan pedang tersebut ke tenggorokan pihak yang tidak puas atas keputusan Rasul dan Abu Bakar. “Bila keputusan Rasul dan Abu Bakar saja tidak ia terima apalagi keputusanku. Tak jauh setelah itu turun sebuah ayat yang membenarka tindakan Umar.

Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya. (An Nisaa’: 65)

Peristiwa ketiga adalah ketika Umar mengingatkan putrinya (Hafsah) yang telah bersekongkol dengan Aisyah untuk menjauhkan Rasulullah dari Zainab (peristiwa mengharamkan madu). Ketika Rasulullah merasa susah sehingga tidak mengajak bicara semua istri-istrinya. Umar memarahi Hafsah.

“Bila engkau sampai membuat marah Rasul, dan Allah juga marah karena Rasul-Nya telah marah, maka Allah bisa meminta Nabi untuk menceraikan kamu dan Ia memberikan ganti dengan istri yang lebih lebih baik, lebih patuh, lebih beriman, lebih taat, lebih mudah bertaubat, lebih suka beribadah, lebih suka berpuasa, baik janda atau perawan.”

Tidak lama setelah marahnya Umar kepada Hafsah turunlah ayat,

Jika Nabi menceraikan kamu, boleh jadi Tuhannya akan memberi ganti kepadanya dengan isteri yang lebih baik daripada kamu, yang patuh, yang beriman, yang taat, yang bertaubat, yang mengerjakan ibadat, yang berpuasa, yang janda dan yang perawan. (At Tahrim: 5)

Inilah beberapa kisah yang menunjukkan betapa tajamnya pendapat Umar yang sampai-sampai dikuatkan oleh Allah swt. Bila Rasulullah saja memberikan julukan tersebut. Tidak heran pula ia mendebat Rasulullah dalam peristiwa Hudaibiyah (lain waktu saya ceritakan lagi soal Umar yang mendebat Rasulullah ini insya Allah).

Wallahu A’lam.

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s