Kemenangan itu Berasal dari Pertahanan


Pertahanan adalah syarat kemenangan

Dalam sebuah peperangan, kekalahan bukanlah karena kuatnya musuh. Namun kekalahan adalah akibat dari lemahnya pertahanan. Demikian juga sebaliknya. Kemenangan sebuah pasukan bukan karena kuatnya serangan namun lemahnya pertahanan musuh.

Oleh sebab itu, jendral yang pandai akan selalu terlebih dahulu memastikan bahwa pasukannya harus terlebih dahulu selamat dari kekalahan. Ia lebih mementingkan pertahanan untuk mengurangi resiko kekalahan. Ia tidak terburu-buru untuk memenangkan pertempuran.

Aku kira demikian juga dengan hidup matinya sebuah bisnis. Yang membuat mati sebuah bisnis bukanlah kekuatannya yang kurang untuk memenangkan persaingan dengan perusahaan lain. Namun lebih kepada kurangnya dia mempertahankan kekuatan bisnisnya secara internal.

Sebuah kisah dari Hermawan Kertajaya di Jawa Pos yang mengisahkan hancurnya Lehman Brothers. Sebuah perusahaan finansial terkemuka di Amerika Serikat. Ia memiliki brand atau reputasi yang kuat. Namun ia lengah. Reputasinya digunakan untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya.

Ia memiliki kekuatan yang besar untuk menyerang dan menguasai pangsa pasar. Namun nyatanya ia malah hancur. Ia dikalahkan oleh kurangnya kekuatan internal bisnisnya. Ia kehilangan karakter yang dulu membuat dirinya menjadi besar dan dipercaya oleh pelanggannya.

Bagaimana dengan diri manusia? Tidak jauh berbeda. Karakter-karakter unggul sebuah pribadi yang akan menghindarkan diri dari kekalahan yang membuat manusia jadi hina. Bila ia menjadi seseorang yang berkarakter jujur, rendah hati, dan bekerja keras, cukuplah itu menjadi penjamin terhindarnya dari kekalahan.

Namun bila ia tidak memiliki karakter-karakter internal yang kuat, maka dengan mudah ia akan tergantikan oleh yang lain. Bila ia memiliki kekuatan finansial yang besar tapi tidak menguasai kejujuran, maka bisa dipastikan, yang terjadi adalah sebuah musibah.

Maka sebagaimana dikatakan oleh Sun Tzu tentang sebuah kecerdasan dalam memenangkan perang, hendaklah tiap orang menguatkan karakter-karakter kebaikannya sebelum berpikir untuk mendapatkan kesuksesan.

Wallahu A’lam

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s