Belajar dari Kesuksesan Soto Cak Har


Tadi pagi baru saja membaca sebuah inspirasi sebuah perjuangan di Jawa Pos. Perjuangan dari seorang penjual soto yang ingin membalas dendam. Ia ingin membalas dendam atas pendidikan yang tidak pernah ia raih sebelumnya.

Soto Cak Har. Aku lupa siapa nama sebenarnya, tapi memang Cak Har lebih banyak dikenal dari pada nama aslinya. Seorang yang berangkat dari Lamongan menuju Surabaya pada usia 10 tahun. Ia di Surabaya membantu pamannya berjualan soto. Dan di usia 11 tahun akhirnya ia bisa membantu melayani pelanggan dari yang awalnya hanya membantu membersihkan bulu ayam.

Kini, ia memiliki dua buah lokasi soto yang cukup besar. Aku sendiri bersama istri pernah mampir ke sana. Kami berdua cukup penasaran “Kenapa begitu banyak orang yang berjubel untuk datang ke sana?” Pertanyaan ini cukup bagi kami untuk berkunjung.

Kesimpulannya mungkin tidak begitu bagus. Kami bukan masterchef, kami juga tidak bisa mengulas makanan seperti Pak Bondan yang memberikan kategori, top markotop sampai mak nyuss. Tapi kami menyepakati satu hal. Satu hal ini juga yang dibenarkan oleh Cak Har mengapa banyak orang mampir ke warung sotonya.

Kecepatan melayani. Itu yang aku dan istriku sepakati. Kami yang datang bukan untuk mencari kenyamanan, prestise, dan lainnya. Kami datang karena kami lapar dan kami ingin makan secepatnya. Dan itu juga ternyata yang terjadi. Cukup menyatakan apa yang kami inginkan, tidak sampai dua menit hidangan kami telah tersaji. Padahal pelanggan yang datang sudah berjumlah puluhan.

Inti hidup apa yang bisa kupetik dari Cak Har? Who Is Your Customer. Ini adalah pertanyaan yang diajukan oleh Peter Drucker,Mbahnya ilmu manajemen. Siapakah pelangganmu? Dan Cak Har betul-betul memahami bahwa yang datang ke warungnya bukan saja petualang kuliner, tapi juga para manusia yang ingin segera mengganjal rasa laparnya. Rasa mungkin utama, namun kecepatan pelayanlah yang menjadikannya berbeda.

Sekarang giliranku dan giliranmu. Who Is Your Customer? Siapakah pelangganmu? Siapakah yang membaca tulisanmu? Kira-kira apa yang bisa membantu mereka? Nilai atau value apa yang bisa memberikan solusi kepada mereka? Semoga aku bisa memberikan value yang tepat untukmu pembacaku.

Wallahu A’lam

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s