Musa Pun Diingatkan Allah tentang Hal Ini


Suatu ketika Musa diperintahkan oleh Rabb-Nya untuk belajar kepada seseorang. Hal ini karena Allah tidak senang dengan jawaban Musa yang arogan ketika seseorang bertanya adakah orang yang lebih berilmu selain dirinya di dunia ini. Musa menjawab, “Akulah orang yang paling berilmu.”

Berangkatlah Musa untuk mencari seseorang ini yang dikenal sebagai Khidir. Di saat bertemu Musa berkata, “Aku adalah Musa pemimpin Bani Israil”. Khidir menjawab, “Apakah ada yang bisa kubantu?” Musa menimpali, “Allah memintaku agar aku belajar kepadamu”.

“Wahai Musa tidakkah cukup Taurat yang diturunkan kepadamu? Bukankah wahyu juga masih turun kepadamu?. Sesungguhnya Allah menurunkan ilmu kepadaku yang tidak ia berikan kepadamu. Ia (Allah) juga menurukan ilmu-Nya kepadamu namun tidak iaberikan kepadaku.”

Setelah itu mereka melihat seekor burung. Burung itu mencelupkan paruhnya ke dalam lautan. Tidak berapa lama, ia mengangkat paruhnya sehingga meneteslah air dari paruhnya. “Musa, ilmu dan ilmuku adalah seperti tetesan air dari paruh burung dibandingkan ilmu Allah yang seluas lautan.”

Arogan, sombong, adalah sesuatu yang sangat tidak disukai oleh Allah. Iblis bahkan diusir dari surga karena ia menolak perintah Allah, Dzat yang telah menciptakan dirinya. Ia merasa lebih digdaya dari Adam. Padahal yang lebih tahu adalah Allah antara siapa yang lebih mulia dan siapa yang hina.

Sahabatku, bahkan seorang nabi pun diingatkan oleh Allah agar menghilangkan sifat sombong ini dari dirinya. Bagaimana dengan kita? Seberapa besarkah ilmu kita dibandingkan Musa dan Khidir? Dan seberapa besarkah ketaatan kita kepada-Nya?

Kita yang tidak memiliki jabatan mulia apapun di pandangan-Nya apa yang hendak kita sombongkan? Bila Allah mentakdirkan kita lahir dalam keadaan cacat apa yang akan bisa kita lakukan? Maka bila engkau kini merasa lebih pandai, lebih kaya, dan lebih terhormat, waspadalah?

Jangan sampai penyakit sombong itu berada di dadamu. Bahkan bagi yang menuliskan ini sangat mudah untuk terjangkit sifat sombong. Bukankah orang yang mengingatkan orang lain sebagaimana Nabi sangat rentan dengan kesombongan.

Orang yang diberikan kelebihan memang lebih rentan terjangkit penyakit sombong. Banyaklah merenung sahabatku, bahwa semua kelebihan dan nikmat yang kau berikan ini, semuanya berasal dari Allah semata. Semoga kita semua tetap dijaga dalam kerendahan hati.

Wallahu A’lam

Sumber artikel: Kisah Para Nabi karangan Ibnu Katsir

5 thoughts on “Musa Pun Diingatkan Allah tentang Hal Ini

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s