Musuh Yang Pandai Itu Lebih Baik dari pada Teman Yang Bodoh


Enemies

Musuh yang cerdas membuat kita belajar lebih keras (‘aduwwun ‘aaqilun khoirun min shodiiqin jahilin)

Mengapa musuh yang pandai itu lebih baik dari pada teman yang bodoh? Karena musuh yang pandai akan memaksa kita untuk belajar lebih tegas, bekerja lebih cerdas, dan berdoa lebih keras.

Namun teman yang bodoh tidak memberikan perbaikan apapun. Ia menganggap apapun yang kita lakukan sudah lebih baik. Karena memang dia sendiri tidak tahu apa sebuah definisi dari usaha yang lebih baik.

Oleh sebab itu sahabat, janganlah engkau gusar ketika kompetitor, pesaing dan musuhmu jauh lebih besar, lebih bermodal dan lebih canggih. Karena bila kau menjumpai musuh yang seperti ini, sebenarnya kau sedang diberi kesempatan untuk belajar lebih giat.

Tidak semua orang mendapatkan pesaing yang lebih hebat.

Saya teringat tentang sebuah pesan dari seorang Ustadz dalam bersaing. “Bayangkanlah kalian ini sedang berlomba lari. Bila kalian yang sudah berusia 25-30 tahun berlari melawan anak usia 5 tahun, mana menariknya?”

“Kalian sudah pasti menang. Dan kemenangan seperti ini melenakan. Karena kau yakin bahwa kemenangan pasti sudah di depan mata. Maka bayangkanlah kalian berlomba lari dengan anak usia 15-20 tahun. Usia di mana kualitas fisik untuk laju berlari berada di puncaknya. Dengan begitu kalian akan senantiasa terpacu untuk saling berlomba. Maka janganlah merasa rendah diri ketika berhadapan dengan yang lebih besar, itu adalah kesempatan belajar.”

Maka, bila kini kau berada dalam sebuah perlombaan dengan anak TK, berpindahlah lintasan. Carilah lawan yang sepadan. Karena musuh yang pandai itu lebih baik dari teman yang bodoh.

Kalian sedang berlomba dengan anak TK, anak SD, SMP, SMU, Mahasiswa atau S2 sahabat?

Wallahu A’lam

8 thoughts on “Musuh Yang Pandai Itu Lebih Baik dari pada Teman Yang Bodoh

    • tidak harus minder dan takut dengan mindernya persaingan, karena sebenarnya para pengusaha besar yang instan itu biasanya takut ada saingan….

      • wah… bener juga mas.
        Makasih ya…
        btw saya tadi share tulisan mas ke mindtalk.com tentunya dengan sumber tulisannya.
        Pada suka dengan tulisan mas.

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s