Kecintaan Teman itu Terlihat Saat Sempit


friends

Kesediaan teman untuk berkorban adalah bukti kecintaaannya

Mahfudzot ini mungkin bagi sebagian besar orang sudah menjadi lumrah dan wajar. Memang begitulah kehidupan dunia ini. ketika ada orang yang mendapatkan kenikmatan, ketenaran, maka akan banyak yang berdatangan.

Sebaliknya bila datang kemalangan dan butuh bantuan, terkadang seakan-akan kita ini sedang hidup sendirian.

Akhirnya yang muncul adalah, “Kalian memang bukan temanku, saat aku membutuhkan ternyata kalian tidak hadir di sisiku.” Jadilah judul di atas sebuah pembenaran atas ketidakcintaan.

Seringkali ungkapan-ungkapan ini sering ditujukan bagi teman-teman selain dirinya sendiri. Tapi sadarkah dia bahwa ungkapan itu juga menunjukkan kualitas cintanya.

 

Bila di saat seorang manusia merasa sempit dan tidak ada yang membantu bukankah itu juga menjadi pertanda. Bahwa selama ini hubungan pertemanan itu tidak nyata.

Dan karena setiap hubungan itu bersifat timbal balik, maka tidak layak bila tuduhan ketidakcintaan itu hanya dari satu sisi. Yang lebih pas adalah bahwa memang dalam hubungan itu diawali bukan dengan cinta.

Dan bila pertemanan tidak diawali dengan cinta, maka yang terjadi hanya pemenuhan kebutuhan, pemuas keinginan. Bersediakah kau hanya menjadi pemuas keinginan orang lain? Pastilah tidak. Maka begitu juga dengan temanmu. Mereka juga tidak ingin menjadi pemuas keinginan-keinginanmu.

Maka bisa jadi bukan teman-temanmu tidak mencintaimu. Tapi kau sendiri memang tidak bisa memberikan cintamu kepada mereka. kau hanya ingin menjadikan mereka pemuas kebutuhanmu.

Maka saat kesempitan datang dan tiada yang membantu, mungkinkah itu karena kau juga sebenarnya tidak mencinta mereka?

Wallahu A’lam

6 thoughts on “Kecintaan Teman itu Terlihat Saat Sempit

  1. kadang dikala sempit ada juga yang sengaja menghindari segala jenis bantuan atau menutup diri, menghilang diantara keramaian, takut merepotkan, lalu bagaimana mas dengan seorang teman yang ingin berniat baik dikala temanya sempit?

  2. Pingback: Ada Gula Ada Semut « Inti Hidup

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s