Ada Gula Ada Semut


Teman Tapi Mesra

Senyum saat lapang apakah sama saat sempit?

Kalau tidak ada gula, mana mungkin ada semut? Ini adalah ungkapan yang pas dan menusuk. Ungkapan ini disampaikan oleh Pak lambangsarib menanggapi postingan mahfudzot sebelumnya.

Tapi memang begitulah hidup. Ia memang terkadang terasa kejam. Saat kita memiliki dunia, seakan-akan banyak orang akan mengaku saudara bersama kita. Bahkan bertemu sekali seperti sudah kenal lima tahun lamanya.

Sebaliknya ketika tidak ada keuntungan dunia dan materi yang dicari maka tidak banyak orang akan menghampiri. Nomor kita tidak dikenali. SMS tidak dibalas. Telepon juga tidak diangkat. Terutama bila kita menghadapi permasalahan.

Namun ternyata ada persahabatan yang melebihi batas-batas dunia. Masih ada pertemanan yang memberikan cinta tanpa balas.

Bukan tanpa balas sama sekali. Mereka mencintai dengan tetap mengharapkan balasan. Tapi balasan itu tidak datang dari sahabat, teman, atau saudaranya.

Ia mengharap balasan dari Yang Mahamembalas. Klise memang kedengarannya. Tapi pertemanan seperti itu masih ada dan kuyakin akan tetap ada.

Ketika yang diharapkan balasannya adalah Pemilik Alam Semesta, kurang apa lagi balasan yang diharapkan? Ia bisa mengharapkan apapun, tapi tidak kepada temannya tapi kepada Allah Yang Maha Kuasa.

Maka menjawab pertanyaan Mas Setokdel tentang seorang teman yang sebenarnya kesusahan tapi tidak ingin merepotkan. Ia malah menghilang, tidak diketahui bahwa ia membutuhkan.

Seorang teman sejati akan tahu bahwa temannya membutuhkan meski tidak tampak dari luarnya. Dan seorang teman sejati akan memberikan bantuan tanpa harus merendahkan derajat temannya. Ia menjaga kehormatannya. Ia mengatakan bahwa ini adalah hadiah ini dan itu.

Padahal dalam hatinya ia ingin menolong temannya, sahabatnya, saudaranya. Dan tahukah kau balasan dari perbuatan seperti ini?

Bagi yang bersedekah dengan tangan kanan yang tangan kirinya tidak mengetahui akan mendapatkan naungan di hari hisab saat tidak ada naungan selain naungan-Nya.

So, bertemanlah dengan paramater Allah. Bertemanlah dengan standar yang tetap abadi tak pernah naik dan turun. Bertemanlah dengan harapan yang pasti akan terwujud.

Jangan berteman dengan mengharapkan balasan duniawi yang remeh temeh. Maka kau akan senantiasa mendapatkan bantuan di saat mengalami kesempitan

Wallahu A’lam

12 thoughts on “Ada Gula Ada Semut

  1. saya bersyukur sahabat2 saya dulu gak begitu. mereka berteman dengan siapapun. 😀 gak peduli miskin atau kaya, tapi kalo saling ngutang jangan lupa bayar. 😆

    • Maksudnya, apakah ditanya dulu, tujuan kamu berteman dengan saya apa? Begitukah? Untuk urusan benar dan tidak saya belum berani menjawab Pak. Sebenarnya mencari gulanya itu yang nanti menjadi pembeda. Gulanya apa dan dari siapa?

      • Maksud saya adalah, sebelum follow blog pasti kita baca baca dulu isi dan misi tulisannya. Kalau cocok, baru kita follow kan ? Nah, tulisan kan sebenarnya isi otak yang tertulis.

        Maksudnya mencari gula itu menimba ilmu ?

      • wah-wah, ya begini ini pak kalo ketemu dengan orang yang serius…. salah tanggap salah ucap, ya maap…
        untuk hal itu sih saya sepakat pak, cari tahu dulu isi otaknya

  2. Jadi inget hadis ini >>Rasulullah SAW bersabda, “Di sekitar arsy ada menara-menara dari cahaya. Di dalamnya ada orang-orang yang pakaiannya dari cahaya dan wajah-wajah mereka bercahaya. Mereka bukan para nabi dan syuhada’, tetapi para nabi dan syuhada iri pada mereka. “ketika ditanya oleh para sahabat, Rasulullah SAW menjawab, ”mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, saling bersahabat karena Allah, dan saling kunjung karena Allah”

    [HR. Tirmidzi]

    • Ada juga hadits dari Bukhari-Muslim yang menyatakan bahwa orang yang saling mencintai karena Allah akan mendapat naungan di hari akhir saat tiada naungan selain naungan dari Allah…

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s