Syarat Awal Menang adalah Ketahui Keunggulan


English: Nama Two Triple O diambil dari latar ...

Sebuah tim bisa unggul bila pemimpin tahu keunggulan masing-masing anak buahnya

“Seorang petarung yang handal tidak tergantung dengan individu. Ia menggabungkan kekuatan yang ada dalam prajuritnya. Maka kekuatan utama seorang pemimpin adalah menemukan orang yang tepat dan menggunakan kekuatan terbaiknya dalam sebuah kesatuan”

Sebuah kata bijak dari Sun Tzu yang hingga saat ini pun masih layak kita perhatikan.

Aku jadi teringat sebuah kesalahan umum yang dulu juga kuanut. Kesalahan tersebut adalah menganggap bahwa anak buah, atau staf harus dididik agar memiliki keunggulan yang sempurna. Maka berbagai macam pelatihan harus ia lahap agar kekurangannya bisa dicukupkan.

Tapi sebagaimana kata Sun Tzu, kini aku sadar bahwa sebanyak apapun tenaga dan sumber daya yang kita habiskan untuk  menyempurnakan anak buah atau staf kita, mereka tidak pernah akan menjadi sempurna.

Maka cara yang tepat, efektif dan efisien agar kekuatan tim muncul adalah dengan menemukan keunggulan-keunggulan tiap orang dalam tim dan memadukannya dalam satu kesatuan.

Dan dengan keunggulan-keunggulan yang dimiliki itulah, kelemahan dan kekurangannya akan semakin tidak berarti. Tapi hanya bila sang pemimpin bisa menemukan kelebihan dalam anak buah atau stafnya.

Dan kemampuan menemukan keunggulan tiap individu inilah yang selalu menjadi persoalan bagi banyak manajer dan pimpinan perusahaan.

Parahnya masih banyak manajer dan pimpinan perusahaan yang menganggap bahwa stafnya harus menjadi seseorang yang sempurna, tidak memiliki kekurangan. Berbagai usaha dilakukan untuk menyempurnakan sesuatu yang memang tidak bisa dicapai.

Mereka menganggap seorang prajurit harus bisa memanah, bermain pedang, menggunakan tombak, menghibur jendral dengan syair, membuat strategi, mampu berdiplomasi, menganalisa kekuatan musuh, menjadi mata-mata dan sebagainya. Prajurit harus bisa semua-muanya.

Wal hasil, prajuritnya bisa jadi malah tidak bisa di semuanya. Bagaimana menurutmu?

Wallahu A’lam

6 thoughts on “Syarat Awal Menang adalah Ketahui Keunggulan

  1. Makasih mas artikelnya.
    Saya setuju kalau setiap orang harus ‘dikembangkan’ keunggulannya. Tapi bukan berarti meninggalkan (baca: mendiamkan) yang kurang.

    Jujur inilah yang saya hadapi. Atasan memegang hanya segelintir orang karena orang itu dirasa ok. Dan kemudian, yang lainnya didiamkan, walaupu dia tahu yang lain itu bermasalah. Hal ini justru meresahkan kerja tim…

    Menurut saya sih, atasan hendaknya benar-benar fair. Salah ya ditegur. Benar ya dipuji. Dan manjaga keharmonisan tim jauh lebih penting.

    • wahh, Sabar ya Mas Ryan…. mungkin pimpinan belum tahu keunggulan mas Ryan. atau bisa jadi mas Ryan sendiri belum tahu keunggulan sendiri…. bahasa saya belum tahu talent sendiri..

  2. sebenarnya saya masih harus banyak belajar dari Njenengan Pak Iwan, ini inspirasinya dapet dari bukunya Marcus Buckingham yang barusan saya baca “First, Break All The Rules”… Apakah Pak Iwan punya referensi yang lebih bisa memperkaya?

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s