Akal yang sehat berada dalam tubuh yang sehat


The tai chi master Yang Chengfu

Tubuh yang sehat memungkinkan memiliki pikiran dan mental yang sehat

Banyak yang mengenal mahfudzot di atas dengan bahasa yang lain yakni men sana incorporisano. Atau “dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat”. Kedua-duanya menunjukkan hal yang sama yakni pentingnya tubuh yang sehat.

Engkau mengangguk, “Siapa yang tidak sepakat dengan hal ini? Pasti semua orang sepakat.” Tapi tahukah kau apa yang sebenarnya isi dari kedua pepatah di atas?

Yang aku tahu untuk menentukan tubuh yang sehat adalah denyut jantung atau bisa dilihat dari tekanan darah. Tekanan darah yang sehat menunjukkan kebutuhan tubuh yang tercukupi.

Ketika kita sedang pusing atau stress, maka otak sedang bekerja keras memikirkan masalah tersebut. Nah, untuk berpikir itu dibutuhkan gizi yang banyak termasuk di dalamnya oksigen dan suplai glukosa yang cukup.

Ketika keduanya berkurang, maka secara otomatis jantung akan dipaksa agar lebih banyak mengirimkan kebutuhan otak lebih banyak. Akibatnya jantung bekerja lebih keras. Dan dengan bekerja lebih keras, maka tekanan darah akan meningkat.

Tidak hanya kebutuhan gizi berupa glukosa dan oksigen saja. Tubuh juga memerlukan gizi yang lain. Setiap hari, tubuh kita melakukan banyak hal tanpa kita sadari. Jutaan sel mati tiap hari, dan tubuh secara otomatis menggantinya dengan yang baru.

Untuk itu dibutuhkan gizi yang lain berupa vitamin, mineral dan protein. Maka bila kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, maka darah sebagai kendaraan gizi, harus mengalir lebih deras. Jantung harus bekerja keras, dan tekanan darah akan lebih tinggi.

Cairan tubuh, sesuatu yang tidak terpisahkan dengan tubuh manusia. Maka ketika cairan tubuh berkurang, maka rangsang haus akan muncul. Dan ketika air sudah masuk dalam tubuh, secara otomatis, jantung akan berusaha mengalirkan cairan ke dalam tubuh segera, dan tandanya adalah tekanan darahnya akan naik.

Gambaran yang singkat ini semoga bisa memunculkan pikiran, “Ternyata kekuatan mental, pikiran, juga harus didukung oleh kekuatan tubuh yang prima. Inti hidup kali ini tidak hanya berbicara tentang pikiran dan mental tapi juga fisik. Karena ia juga bagian dari kita, manusia.

Di dalam pikiran dan mental yang sehat, terdapat tekanan darah yang normal

Bagaimana menurutmu kawan?

15 thoughts on “Akal yang sehat berada dalam tubuh yang sehat

  1. “dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat”. salah!!!!!
    tuh buktinya koruptor-koruptor.

    jadi “dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat”. masih perlu dibuktikan.

    • makanya judulnya akal duluan, bukan tubuh duluan, tapi intinya kadang-kadang yang mengaku akalnya sehat tapi tidak memperhatikan tubuhnya, jadinya yaa kurang sehat deh

  2. Bingung juga, manasih yang benar . pepatah ini ibarat orang suit , antara tubuh,jiwa dan pikiran seperti ( ibu jari , telunjuk dan jari kelingking ) Masing-masing mempunyai kekuatan dan kelemahan.

    • orang yang memiliki pikiran yang sehat akan menjaga kondisi tubuhnya, termasuk pikirannya dan jasmaninya. Sedangkan orang yang tidak sehat pikirannya, seringkali menjaga tubuhnya tapi tidak pikirannya, akhirnya, ia mendapati jasmaninya pasti juga terpengaruh,

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s