Alasan Mengapa Tidak Semua yang Pertama Datang Jadi Pemenang


Surabaya Post, Tuesday June 29th 2010

Dulu ia adalah pioner, Kini?

Cerita ini tentang sebuah perusahaan media besar di Surabaya. Tapi itu dulu di tahun 70 dan 80-an. Kini mereka bukan apa-apa dibandingkan para pesaing mudanya. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Padahal mereka adalah yang pertama di Surabaya dan Jawa Timur.

Jawabannya adalah karena saat sang pemilik bisnis meninggal, bisnis tersebut dikelola oleh istri. Saat istri meninggal, bisnis dikelola oleh anak-anaknya. Nah di masa anak-anaknya inilah, keahlian dan bakatnya ternyata terlalu jauh berbeda sehingga jadilah mereka merosot dari tahun ke tahun.

Ternyata yang membuat yang pertama datang bisa menang adalah karena pengetahuan yang lebih dahulu mereka ketahui. Bila pengetahuan itu tidak dimiliki, mustahil menang meski mereka datang pertama.

Dan ketika dunia ini berkembang dengan pesat dengan adanya dotcom, masih banyak lagi pengetahuan yang harus dikuasai oleh sebuah bisnis untuk menjadi nomor satu.

Maka kau bisa saja terlambat. Tapi hei, dunia ini adalah dunia baru, ia memiliki kekhasan dan pengetahuan tidak ada 10 atau 20 tahun yang lalu. Artinya, kau masih bisa menjadi nomor satu.

Karena mereka yang ada terlebih dahulu jaya karena mereka memiliki pengetahuan dan memenuhi kebutuhan di masa lalu, maka bila kau bisa memiliki pengetahuan masa kini apa lagi masa depan, maka tidak ada yang tidak mungkin.

Bagaimana menurutmu?

12 thoughts on “Alasan Mengapa Tidak Semua yang Pertama Datang Jadi Pemenang

  1. Menurut saya menjadi tidak harus menjadi yg nomor satu, yang terpenting kita mau terus belajar dan memberi banyak manfaat untuk banyak orang dan dunia tempat kita berpijak.
    Yang saya tahu, orang sukses itu adalah orang yang paling bermanfaat untuk orang lain dan dunianya.

  2. yang pioner ketika menghadapi perubahan tetap harus berusaha keras, apalagi yang belum menjadi pioner… Yoo semangat, Kesempatan itu masih ada…

    • menjadi pioner bukan berarti lupa diri. lupa untuk berkembang.
      Itulah yang terjadi pada Indof**d saat mie instan produknya mulai dihajar keras oleh sedaaap. Tapi, berkat kecepatannya menanggapi semua masalah yang ada, permasalahan itu sudah mulai terjawab. dia masih menguasai. Tapi saya lebih salut pada Wings group yang mampu mengimbangi raksasa2 semua bidang (seperti toiletries, food)

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s