Kenapa Laki-Laki Senang dengan Kata-Kata Mewah?


Speech

Speech (Photo credit: pierret_christian)

Pengkapasitasan, kapitalisasi, determinasi, disparitas, ambiguitas, dan berbagai macam kata-kata lain sering membuatku bingung. Aku berpikir, bagaimana mungkin ada orang yang betah menggunakan kata-kata seperti ini?

Tapi nyatanya memang ada orang yang sering menggunakan kata-kata itu dan faktanya kata-kata yang membingungkan itu seringkali diucapkan oleh laki-laki.

Kenapa laki-laki? Karena laki-laki memiliki kosa kata yang terbatas. Maka dari pada mengungkapkan sesuatu dengan banyak kata, maka laki-laki seringkali meringkas dengan sebuah kata yang besar.

Aku sendiri sebenarnya tidak terlalu suka dengan kata-kata besar seperti itu. Karena yang sering terjadi, meski kata-kata itu bisa membuat orang menjadi keren, tapi kadang aku sendiri tidak memahami arti kata-kata itu.

Parahnya lagi, ternyata, tidak semua orang yang mengungkapkan kata-kata besar itu memahami maknanya. Seringkali setelah aku mengecek arti kata tersebut pada buku-buku asal kata tersebut ditulis pertama kali, maksudnya berbeda dengan maksud yang disampaikan oleh pengucapnya.

Sekarang aku tidak terlalu suka dengan kata-kata yang besar dan wah. Aku lebih suka dengan kata-kata sederhana. Asalkan bisa dipahami, hal itu sudah cukup bagiku, daripada kata-kata yang wah padahal semakin membingungkan.

Maka tidak heran bila banyak politisi laki-laki kelihatan mentereng karena kata-kata yang kelihatan mewah itu. Bisa jadi karena mereka tidak memiliki banyak kosa kata yang sederhana untuk menjelaskan.

Bagaimana menurutmu kawan?

Wallahu a’lam

7 thoughts on “Kenapa Laki-Laki Senang dengan Kata-Kata Mewah?

  1. tidak semua laki-laki…. *nyanyi* :mrgreen: , laki2 juga banyak yang suka kata2 seksi mas yang bisa bikin masturbasi, ndak bisa saya sebutin 😛

    btw saya pernah ada entri soal beginian juga mas, Jadi sebenarnya memang ada ‘win-win solution’ untuk membuat orang kagum.. pertama jelaskan suatu topik sampai orang itu mengerti … atau jelaskan suatu topik sampai orang itu tidak mengerti (dengan jargon2 yang melangit itu) …

    tp btw lagi di satu sisi, kita yang awalnya males buka wikipedia, jadi rajin sering2 ngrbuka mas, gara2 banyak kata2 yang ndak ngertinya… 😆

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s