“Emansipasi” Wanita atau “Emang” dari Sananya


Aku bukanlah orang yang keberatan dengan emansipasi. Emansipasi yang bermakna bahwa kesempatan untuk meraih kesuksesan bagi setiap manusia itu seharusnya sama, tanpa membedakan warna kulit atau jenis kelamin.

Tapi gerakan emansipasi pria itu tidak ada, yang muncul hanyalah gerakan emansipasi wanita. Karena memang wanita dalam sejarah sering menganggap diri mereka diperlakukan dengan tidak seimbang dibandingkan perlakuan terhadap pria.

Benar dan tidaknya tuduhan itu aku tidak permasalahkan. Tapi ada baiknya kita lihat sebuah hasil penelitian yang diumumkan di tahun 1994 tentang pekerjaan guru bagi warga di Inggris. Hasilnya 48% adalah pria dan 52% adalah wanita

Ketika diperjelas tentang materi yang diajarkan berikut ini hasilnya:

Penelitian Pekerjaan vs Gender

Bila dilihat dari tabel di atas, tidak terlalu jauh berbeda dan memang menunjukkan bahwa kesempatan bagi tiap orang haruslah sama tanpa membedakan jenis kelamin.

Namun hasil penelitian tersebut belum usai, masih ada kelanjutannya,

Penelitian Pekerjaan vs Gender 1

Apakah mungkin di Indonesia hasilnya berbeda? Dari segi jumlah mungkin iya, tapi prosentase sepertinya tidak.

Berikut ini ada sebuah penelitian lagi tentang pekerjaan dan hubungannya dengan jenis kelamin.

Penelitian Pekerjaan vs Gender 2Apakah menurutmu dunia ini kejam dengan tidak mengijinkan wanita untuk masuk dalam segala jenis pekerjaan yang dimiliki oleh pria? Kukira tidak. Hal ini memang sudah digariskan.

Laki-laki pada umumnya, memiliki otak yang sangat superior dalam spatial ability (kemampuan untuk menggambarkan dalam ruang) dibandingkan wanita. Dan ini memang sudah given dari sononya.

Artinya, memang laki-laki lebih superior saat berhubungan dengan pekerjaan atau pelajaran yang berhubungan dengan spatial ability dan juga dengan angka. Sementara wanita, memiliki kekuatan yang superior dalam hubungan sosial.

Bukan ingin membuka sebuah arena debat baru tentang makna emansipasi wanita sekarang ini. Tapi mungkin ada baiknya kita juga menerima atas apa yang telah Allah berikan kepada masing-masing kita, kekurangan dan kelebihannya. Wallahu a’lam

3 thoughts on ““Emansipasi” Wanita atau “Emang” dari Sananya

  1. kalau pendapat saya sih, memang ada beberapa yang memang dari sananya untuk gender tertentu. Jadi bukan masalah emansipasi aja sih mas. tapi memang kemampuan juga membatasi dengan sendirinya.

    • ada solusi kalau memang wanita ingin meningkatkan kemampuan spasialnya, tambahkan aja hormon testosteron, tapi kira-kira mereka mau efek samping botak gak ya?

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s