Apakah Kau Sudah Tahu Gunung dan Hutannya?


Sudahkah kau tahu gunung dan hutan yang akan kau lewati? (sumber gambar: flickr.com)

Sudahkah kau tahu gunung dan hutan yang akan kau lewati? (sumber gambar: flickr.com)

Sun Tzu berkata, “Kita tidak akan sanggup menggerakkan sebuah pasukan kecuali kita telah paham dengan wajah negeri yang akan kita lewati – pegunungan dan hutannya, jurang dan tebingnya, rawa dan lumpurnya”.

Sebagaimana sebelumnya yang pernah kita bahas tentang air. Bahwa kondisi musuh itu terus berubah, maka di sini, ketika memasuki sebuah wilayah baru, kau harus siap berubah, karena kondisinya bisa jadi berbeda dari wilayah negerimu.

Memasuki sebuah daerah baru terkadang menjadi sesuatu yang menakutkan. Begitu juga dengan bisnis. Penuh dengan ketidakpastian, dan hal-hal yang tidak bisa diduga. Oleh sebab itu seringkali ketika seseorang ingin masuk dalam dunia bisnis, sebaiknya ia terjun di wilayah yang memang telah ia kenal dengan baik.

Seseorang yang pernah bekerja sebagai tukang masak akan lebih mudah mendirikan bisnis restoran daripada percetakan. Seorang dokter akan lebih mudah untuk terjun dalam bisnis obat herbal daripada elektronik.

Karena dengan demikian ia akan lebih mudah bergerak. Semua itu karena ia telah memahami dunia yang akan ia terjuni. Paling tidak pemahamannya tentang seluk beluknya 50%-70% telah ia kuasai.

Bagaimana dengan yang sudah berbisnis? Kau bisa mengembangkan bisnis juga di area yang sama tapi dengan cabang yang lebih bervariasi. Seorang pemilik warung akan lebih mudah berkembang di catering pernikahan, atau mendirikan restoran. Atau ia juga bisa mengembangkan bisnis jajanan.

Apakah tidak boleh mengembangkan sesuatu yang baru? Boleh dan sah-sah saja mengembangkan sesuatu yang benar-benar baru. Banyak perusahaan besar juga melakukannya. Caranya? Lots of trial. Banyak-banyak mencoba. Karena kita tidak tahu medan, maka buatlah percobaan kecil, bila berhasil lanjutkan, bila tidak, buat percobaan yang lain.

Bagaimana menurutmu kawan?

4 thoughts on “Apakah Kau Sudah Tahu Gunung dan Hutannya?

  1. memang sih mas. lebih baik memulai dari yang sudah dikuasainya. atau dikenallah oleh orang itu.
    tapi kalau kayak gitu… gak akan ada bisnis yang bergerak di bidang-bidang baru yang tak pernah terpikirkan sebelumnya dong.🙂

  2. Lha tiap orang khan beda-beda pengetahuan dan spesialisasinya. Kalau saya sih yakin pasti akan muncul bisnis-bisnis baru, wong bisnis ngemis saja ada kok.

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s