Terlalu Banyak Ilmu Jadi Terlalu Banyak Pertimbangan


Books

Terlalu banyak, akhirnya menjadi bingung?

Judul ini adalah salah satu pertanyaan atau mungkin kekhawatiran yang muncul setelah aku memberikan tiga cerita di buku 7 Habits of Highly Effective People.

 

Orang yang memiliki banyak ilmu akan senantiasa memiliki pertimbangan yang lebih banyak. Dan dengan pertimbangan yang lebih banyak orang akan menjadi semakin bingung. Waktu memutuskan menjadi lama dan keputusannya juga terkadang masih diragukan.

Hal itu sangat mungkin terjadi. Oleh sebab itu, salah satu  pelajaran yang penting adalah pelajaran untuk memutuskan. Bagaimana seseorang memutuskan sebuah permasalahan? Apa yang harus menjadi pertimbangan?

Muncullah kemudian apa yang lebih mudah kunamakan dengan prioritas. Untuk membuat sebuah keputusan, seseorang harus menentukan apa prioritas dari segala macam urusannya.

 

Ia sebaiknya memutuskan dengan pertimbangan prioritas yang paling bagi dirinya atau keluarganya, atau atas peritmbangan prioritas apa yang paling tinggi.

Tanpa tahu mana yang prioritas dan mana yang tidak, maka keputusan-keputusan yang penting akan sering terbengkalai. Sebaliknya hal-hal yang remeh akan menjadi perhatian.

 

Menentukan prioritas ini juga menjadi sebuah ilmu sendiri yang kurasa harus kau pelajari kawan. Tanpanya aku khawatir kau akan terjebak dalam hal-hal yang menyibukkanmu tapi tidak memberikan dampak bagi kebaikan dirimu.

 

Dan aku yakin setelah kau menentukan prioritasmu, tidak akan ada lagi kebingungan dalam dirimu untuk memutuskan baik dengan sedikit atau banyaknya pertimbangan. Wallahu a’lam.

2 thoughts on “Terlalu Banyak Ilmu Jadi Terlalu Banyak Pertimbangan

  1. kalau saya sih senang mas. 🙂 hehehe
    tapi memang tetap ada yang harus difokuskan. gak bisa semua juga dikuasai.
    tapi kalau kita sudah pernah mengetahui ilmu tertentu, tanpa kita sadari, semua tersimpan di alam bawah sadar. dan saat kita dihadapkan pada satu situasi yang kira-kira pas dengan apa yang kita baca, semua akan dengan sendirinya muncul.

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s