Yang Manakah di Antara 4 ini Definisi Kebahagiaanmu?


Happy Feet (score)

Apakah ini bahagiamu?

Kebahagiaan adalah sesuatu yang dicari oleh semua orang di dunia ini. Tapi semua melihat kebahagiaan dalam bentuk-bentuk yang berbeda. Begitu juga dengan dua pemuda yang kutemui siang itu.

Ketika kutanya kepada pemuda pertama, “Bagaimana menurutmu kebahagiaan itu?” Ia menjawab bahwa bahagia itu adalah kondisi damai. Tidak ada kekacauan, tidak ada peperangan, tidak ada permusuhan, itulah kebahagiaan.

Berbeda dengan pemuda kedua. Ia menjawab bahwa bahagia itu identik dengan serba cukup. Cukup untuk memiliki rumah, memiliki mobil, penghasilan untuk menghidupi keluarga. Bahagia itu yang penting cukup. “Ya, serba cukup juga sebuah definisi dari kebahagiaan,” pikirku sambil tersenyum.

Tapi bagaimana dengan mereka yang tidak memiliki kedua hal itu? Mereka yang tidak berada dalam kehidupan yang damai macam di Palestina dan Suriah, apakah mereka tidak memiliki kebahagiaan.

Begitu juga dengan harta dan kekayaan. Apakah berarti yang tidak memiliki harta atau kekayaan itu tidak bahagia? Walaupun aku yakin kekurangan harta juga tidak membahagiakan, tapi paling tidak, bukan harta yang membuat orang bahagia?

Bagaimana dengan keluarga? Orang yang paling bahagia adalah mereka yang memiliki keluarga yang harmonis. Istri yang setia, anak-anak yang cerdas dan berakhlak mulia. Bisa jadi ini juga adalah bahagia menurutmu.

Tapi bagaimana dengan mereka yang keluarganya dan bermasalah? Apakah itu berarti mereka tidak berbahagia?

Mari sejenak menengok kehidupan para nabi dan rasul. Mari melihat sebentar kehidupan Rasulullah Muhammad saw dan para sahabat beliau. Apakah kebahagiaan mereka berarti senantiasa diliputi oleh kedamaian, harta, dan keluarga yang ceria?

Bila bahagia itu damai tanpa perang, maka Rasulullah adalah orang yang paing tidak bahagia. Karena hampir semua usia beliau di Madinah diliputi dengan berbagai peperangan.

Bila bahagia itu berarti memiliki kekayaan yang berkecukupan, maka banyak nabi, rasul serta para ulama tidak memilikinya. Dari sekian banyak nabi dan rasul, mungkin hanya Yusuf, Daud dan Sulaiman alaihim assalaam yang dikarunia kekayaan dan kekuasaan. Sementara lainnya seringkali hidup dalam keterbatasan. Tapi apakah kebahagiaan mereka diragukan?

Dan bila bahagia itu adalah dengan keluarga yang sempurna, bagaimana dengan Nuh, Luth, Ibrahim, Musa bahkan juga Muhammad saw yang mendapati anggota keluarganya tak seiman? Apakah mereka mengalami kesedihan yang berkepanjangan?

Nyatanya tidak? Mereka tetap bahagia. Mereka tetap optimis dalam menghadapi hidupnya. Kenapa? Karena mereka berada dan senantiasa berusaha dalam kebenaran, menyebarkan kebenaran. Bukankah itu yang namanya bahagia? Senantiasa dalam kebenaran yang menyelematkan dunia dan akhirat. Wallahu a’lam.

One thought on “Yang Manakah di Antara 4 ini Definisi Kebahagiaanmu?

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s