Vickynisasi “Jendral” Masa Kini


Boss for Leader

Boss for Leader (Photo credit: Wikipedia)

Sun Tzu berkata, “Di medan pertempuran, ucapan tidak bisa menjangkau semua pasukan, untuk itu digunakan gong dan genderang. Benda-benda juga tidak bisa dilihat dengan jelas oleh semua pasukan, oleh karena itu digunakan bendera.”

Bagaimana dengan jaman sekarang? Bukankah sekarang semua perintah sudah bisa digandakan dengan mesin fotokopi? Juga bisa dikirimkan dalam bentuk email, dan bisa dijelaskan dalam power point.

Dalam kondisi perang, dengan segala bentuk kekacauan yang terjadi, prajurit harus mendapatkan perintah dengan jelas. Dan untuk mendapatkan kejelasan perintah itulah dibutuhkan gong, genderang dan berbagai macam bendera.

Kejelasan perintah itu yang penting, bukan metode dan alatnya. Meski melaui email, power point dan sarana lainnya, bila pesan yang disampaikan tidak jelas, tetap saja “prajurit” tidak akan bisa berjalan sesuai dengan perintah.

Dan kebiasaan lelaki untuk menggunakan kata-kata yang “ndakik” atau kata-kata heboh seperti aliran Vickynisasi menjadikan ketidakjelasan perintah itu menjadi lebih runyam.

Menurutku ada beberapa kata yang sangat tidak jelas seperti, mengawal kinerja, sinergitas, kolaborasi, alur kerja yang sistematis, dikomunikasikan terlebih dahulu dan lain sebagainya.

Entahlah, mungkin hanya aku yang merasa tidak paham bila mendapatkan kata-kata seperti ini. Tapi dalam pengalamanku sebagai seorang “prajurit” ketidakjelasan perintah ini menyebalkan.

Ketidakjelasan membuat tugas menjadi membingungkan, target hanya di awang-awang. Dan akhirnya tidak ada tugas yang dianggap selesai oleh “jendral.”

Saat Sun Tzu ditantang untuk melatih para dayang-dayang dan selir raja untuk menjadi prajurit, ada kalanya dayang dan selir raja tidak melaksanakan perintah.

ketika itu terjadi, yang ia evaluasi adalah dirinya sendiri. “Jangan-jangan mereka tidak melakukan perintah, karena memang perintahnya kurang jelas.” Lalu bagaimana dengan “Jendral” jaman sekarang?

3 thoughts on “Vickynisasi “Jendral” Masa Kini

  1. Waktu sekolah saya paling sebal kalau soal ulangan gak jelas apa maksudnya. Sering banget merasa dirugikan oleh kekacauan bahasa bapak dan ibu guru

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s