Organisasi itu Lebih dari Sekedar Visi, Misi dan Kerjasama


Tidak cukup dengan sekumpulan manusia yang memiliki visi, misi dan kerjasama (sumber gambar: www.flickr.com)

Tidak cukup dengan sekumpulan manusia yang memiliki visi, misi dan kerjasama (sumber gambar: www.flickr.com)

Ketika aku bertanya kepada salah seorang kawan apakah itu organisasi, maka ia menjawab organisasi adalah kumpulan orang yang bersatu melakukan suatu aktivitas untuk mencapai tujuan bersama.

Dan memang itu juga dulu yang kuketahui tentang organisasi dan manajemen. Tapi begitu menyelami pikiran Mbah Drucker, ada sesuatu yang baru tentang organisasi yang dulu tidak kuketahui.

Sangat menarik, bahwa ternyata ketika membahasa masalah manajemen, Peter Drucker mengingatkan bahwa manajemen itu adalah organ dari sebuah institusi. Tanpa ada institusi tidak akan ada manajemen. Tapi tanpa manajemen, tidak akan ada yang namanya institusi yang ada hanyalah gerombolan.

Dan sebagaimana manajemen itu adalah organ khusus dalam sebuah institusi, maka institusi itu sendiri adalah sebuah organ dari masyarakat. Dan hadirnya sebuah institusi hanya bisa muncul bila ia memberikan kontribusi kepada masyarakat, kepada ekonominya dan individu-individu di dalamnya.

Agak bingung memang membahasakannya. Bayangkan saja tubuh manusia. Anggap tubuh manusia itu sebagai sebuah institusi. Di sana ada berbagai macam organ atau anggota tubuh. Tangan kaki, mulut, mata dan lain sebagainya.

Manajemen itu adalah organ khusus yang kerjanya bisa mengatur organ-organ lainnya untuk memberikan manfaat kepada tubuh sehingga tubuh manusia secara utuh bisa berkembang, bergerak dan memenuhi kebutuhannya. Manajemen adalah otaknya.

Dan begitu juga perbandingan institusi terhadap masyarakat. Institusi adalah bagian (organ) dari masyarakat (tubuh). Dan ia muncul atau dianggap ada bila ia memberikan atau memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dulu seorang tukang sepatu dengan toko dan sepatu buatannya adalah sebuah institusi atau organisasi. Karena ia mampu memberikan manfaat kepada masyarakatnya. Meskipun dalam institusi itu hanya berisi satu orang saja.

Bila kebutuhan yang bisa ia penuhi lebih besar, maka masyarakat akan membuat toko itu menjadi organisasi atau institusi besar. Dan inilah akhirnya yang membuat institusi bisnis menjadi contoh dalam berbagai ilmu manajemen. Manajemen bermula dari bisnis.

Kesimpulannya, organisasi atau institusi itu bisa ada atau dianggap ada bila ia mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Bukan semata-mata sekumpulan manusia yang memiliki visi, misi dan bekerjasama.

Institusi kepolisian di Indonesia semakin meredup, karena manfaat yang diberikan semakin berkurang. Penyelesaian kasus-kasus korupsi tidak lagi bisa diberikan institusi kepolisian. KPK adalah institusi yang muncul yang diharapkan mampu menggantikan kepolisian dalam menyelesaikan kasus korupsi.

Mahkamah konsitiusi adalah institusi yang muncul ketika kebutuhan masyarakat terkait sengketa terkait hak-hak konstitusional tidak bisa dipenuhi oleh pengadilan pada umumnya.

Maka, ketika sebuah organisasi hanya bertujuan mencari kader, semakin sedikit kader yang akan didapatkan. Karena ia hanya bertujuan memenuhi kebutuhan dirinya sendiri. Sebagaimana halnya otak yang hanya berpikir agar otak menjadi satu-satunya organ yang berkembang. Tidak akan bisa terwujud.

Dan kukira itu juga yang menjangkiti organisasi mahasiswa sekarang ini. Tujuan dan kerja mereka semata-mata hanya untuk memenuhi kebutuhan pengurus organisasi, bukan untuk memenuhi masyarakat mahasiswa.

Lembaga sosial sering terjebak pada memenuhi kebutuhan dana lembaga tapi jarang berpikir keras dan serius tentang kontribusi nyata yang diberikan kepada masyarakat.

Lembaga pemerintah anggaran belanjanya hanya habis untuk memenuhi kebutuhan internal karyawannya, sehingga belanja untuk sarana yang menunjang kebutuhan masyarakatnya terabaikan.

Lembaga bisnis seringkali hanya ingin memperkaya diri pemiliknya, tapi tidak berusaha memenuhi kebutuhan pelanggannya. Muncul arogansi dan kesombongan karena telah menjadi lembaga yang penting dan besar.

Dan saat organ-organ ini hanya mementingkan dirinya sendiri, ia tidak akan lagi dibutuhkan oleh tubuh, ia harus segera dibuang dan digantikan oleh organ lain. Organ yang memberi kontribusi pada tubuhnya. Wallahu a’lam.

One thought on “Organisasi itu Lebih dari Sekedar Visi, Misi dan Kerjasama

  1. Gambarnya kurang sesuai dengan realita wajah2 pemimpin kita.
    Isinya bagusan kasih data2 konkrit bukan dari pandangan beberpa sudut aja.
    Well, but really gratituded.

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s