Bisnismu Bisnis Apa?


Bisnisnya BMW bukan bisnis jual beli mobil (sumber gambar: www.flickr.com)

Bisnisnya BMW bukan bisnis jual beli mobil (sumber gambar: www.flickr.com)

Dalam bahasa Inggris, bisnis itu ditulis dengan business. Yang artinya menurut kamus Oxford berarti “work to be done or matters to be attended to”, pekerjaan yang harus diselesaikan atau pertemuan yang harus dihadiri. Kurang lebih itulah definisi kamusnya.

Tapi bisnis yang kita bahas ini bukan bisnis dalam artian kamus bahasa Inggris. Tidak hanya semata-mata kesibukan. Bisnis itu lebih dari itu. Lalu apa bisnis itu?

Bila kau ingin tahu apa bisnis itu, maka ketahuilah terlebih dahulu apa tujuan dari bisnis itu. Di manakah tujuan bisnis itu berada? Tentu saja di luar lembaga bisnis itu sendiri. Tujuannya berada di dalam masyarakat.

Lalu apa yang diharapkan sebuah bisnis dari masyarakat?

Biar tidak terlalu berpanjang lebar, Mbah Drucker menyampaikan bahwa, tujuan dari sebuah bisnis adalah “to create a customer”, atau menciptakan pelanggan. Menjadikan masyarakat sebagai pelanggan itulah tujuan bisnis. Entah masyarakat itu berarti seluruh masyarakat, sebagian atau mungkin cuma beberapa individu yang ada di dalamnya.

Dan karena pelanggan yang merasakan bisnis, maka definisi bisnis itu akan selalu menjadi milik pelanggan dan bukan pengusahanya. Sebagai contoh, ketika BMW mendapatkan saingan dari produsen mobil Amerika yang lebih murah, maka BMW menurunkan harga.

Anehnya para pelanggan BMW menolak keputusan itu. Mereka menolak harga BMW yang semakin murah. Karena mereka merasa ketika BMW menjadi murah, mereka tidak lagi mendapatkan sesuatu yang ditawarkan oleh BMW, yakni prestise dari mobil mewah.

Produsen BMW mengira bahwa mereka memproduksi mobil berarti bisnis mereka adalah jual beli mobil. Tapi pelanggan mereka mengatakan bahwa BMW bukan masalah jual beli mobil, tapi prestise dan kebanggaan.

Contoh lain adalah restoran cepat saji macam McDonald dan KFC. Di negeri asalnya, yang menjadi bisnis mereka adalah kecepatan penyajian. Bukan prestise.

Tapi hal ini tentu saja tidak berlaku di Indonesia. Meskipun sampai sekarang penjual ayam goreng banyak, burger juga kadang banyak dijumpai di berbagai lokasi, hal ini tidak sama bagi pelanggan di Indonesia.

Kedua restoran cepat saji di atas tidak hanya bisnis kecepatan penyajian makanan tapi juga prestise atau kebanggaan. Seolah-olah bila makan di tempat itu mereka naik sedikit derajat kemanusiaannya.

Dan itulah bisnis. Maka bisa jadi dua apotek yang sama-sama menyediakan obat yang sama, bisa jadi memiliki bisnis yang berbeda. Karena defenisi bisnisnya adalah hak prerogatif pelanggannya.

Dua warung nasi yang sama-sama ramai pengunjungnya bisa jadi memiliki bisnis yang berbeda. Karena pelangganya berbeda, dan bisnis menurut pelanggan mereka juga berbeda.

Nah, bila kau kini memiliki bisnis, kira-kira apa bisnismu menurut definisi pelangganmu? Dan bagaimana hubungan mencari keuntungan dengan sebuah bisnis? Tunggu tulisan berikutnya.

5 thoughts on “Bisnismu Bisnis Apa?

  1. Waduhh, tulisane berat mas. Ternyata bisnis juga ada hak prerogatif jg ya. Aku sendiri sedang m’embangkn usaha jus buah dan menurut definisi pelanggan saya yg kebanyakan siswa SMP mereka selalu bilang ‘ diskon dong ‘
    Hubungan dlm mencari keuntungan blm maksimal karena harganya menyesuaikan uang jajan mereka.

  2. Setuju sama si mbah Drucker.
    Saya bisnis solusi sistem, pak.
    Cara mencari keuntungan ya dengan cara build trust, loyality, sehingga tercipta client engagement pada customer kategori A dan B. Sehingga butuh ketegasan terhadap customer kategori C, D, apalagi E. Kalau perlu mecat customer kalau gak mau bertumbuh bareng.

    • wah, jadi sungkan saya, yang sudah pengalaman kayak Pak Iwan sudah ngomong masalah “build trust, loyalty dan clien engagement”. Saya pake bahasa bumi saja dulu Pak. Matur suwun

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s