Sebaik-baik Manusia ialah yang Paling Baik Akhlaknya dan Paling Bermanfaat bagi Orang Lain


Bagi sebagian orang ini sudah pasti diingat, tapi dalam pelaksanaan, banyak yang tertipu. Terutama mereka yang memiliki bisnis.

Ketika melihat judul itu yang terbayangkan adalah tugas Rasulullah. Tugas beliau adalah menyempurnakan akhlak yang mulia. Selain itu juga menjadi rahmat bagi seluruh alam.

Tidak pernah kujumpai satu kisah pun terkait tugas Rasulullah adalah agar masuk surga seorang diri. Sebaliknya, beliau ingin umatnya mendapat keselamatan.

Terkadang keinginan besar ini membuat beliau tergesa-gesa untuk mendakwahi para pemimpin Quraisy. Sedangkan ada seorang buta yang meminta pengajaran beliau malah mendapatkan muka masam.

Meski sikap ini kemudian ditegur Allah, tapi hal ini juga menjadi pertanda bahwa beliau ingin banyak dari umatnya yang mendapat keselamatan.

Ada sebuah ungkapan dari Peter Drucker. Sebuah institusi adalah organ bagi masyarakat. Maka organ itu hanya bisa hidup bila ia memberikan manfaat bagi masyarakatnya. Bukan sebaliknya, hanya mencari penghidupan di masyarakat.

Di dunia bisnis, seringkali orang mengira bahwa bisnis bisa berjalan karena ia banyak uang. Pendapatannya cukup untuk mempertahankan hidupnya.

Padahal orang bersedia membayar, dan menjadi pelanggan bila ia memberikan manfaat. Bila sebuah bisnis tidak lagi memberi manfaat, maka ia tidak akan lagi menjadi pilihan masyarakat. Memberi manfaat yang membuatnya bertahan.

Wallahu a’lam

2 thoughts on “Sebaik-baik Manusia ialah yang Paling Baik Akhlaknya dan Paling Bermanfaat bagi Orang Lain

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s