Menurutmu KPI Jokowi itu Apa Saja?


Sebelum memulai, mohon koreksi dan maafnya bila ada yang salah. Karena aku bukan ahli pemerintahan dan politik tapi sekarang aku membahas soal pemerintahan dan politik.
Ini diawali dari rasa risih saat Presiden Jokowi mendapat perlakuan yang ekstrim. Ada yang memuji berlebihan sampai merasa tidak ada yang salah sama sekali. Ada juga yang membenci berlebihan sehingga menganggap semua kekurangan pasti karena Jokowi.

Aku bukan pendukung atau pembenci pribadi Jokowi. Aku hanya menyodorkan usulan agar tidak terjebak di dua kutub yang ekstrim. Aku ingin ada di tengah-tengah saja sambil memberi manfaat kepada sebanyak mungkin orang.

Bagaimana caranya agar di tengah-tengah? Menurutku dengan menggunakan KPI, Key Performance Indicators. Tapi KPI ini bukan KPI biasa. Karena KPI yang biasa sering tertukar. Sering disebut KPI padahal bukan performance (kinerja) tapi result (hasil).

KPI yang tepat itu menurutku paling tidak memiliki lima ciri. Satu, KPI bukan hasil kerja dari berbagai aktivitas. Dalam perusahaan, keuntungan atau profit sering dimasukkan sebagai KPI. Padahal bukan, karena profit adalah hasil dari berbagai aktivitas.

Ciri kedua adalah KPI tidak diukur berdasarkan nominal. Sehingga bila ada KPI yang ada nilai nominalnya bisa dipastikan dia bukan KPI. Ketiga, KPI harus bisa dievaluasi segera. Paling lama adalah pekanan, paling bagus harian. Jadi, bila baru bisa dievaluasi setelah satu bulan, berarti dia bukan KPI.

Ciri keempat adalah, adanya bagian atau orang khusus yang bertanggung jawab untuk meraih KPI tersebut.Sehingga bila tidak terpenuhi, ciri yang kelima, ada langkah yang jelas bagaimana memenuhinya.

Contoh KPI yang tepat adalah ketepatan waktu dalam mendarat dan berangkat bagi maskapai penerbangan. Kinerja maskapai penerbangan yang bagus terwakili oleh ketepatan jadwal. Bila ternyata ada pesawat yang terlambat, ada bagian atau orang yang bertanggung jawab dan orang ini tahu apa yang harus dilakukannya.

Bagi usaha makanan, KPI yang tepat bisa jadi adalah sedikitnya lama menunggu bagi pembeli untuk dilayani. Bagi usaha lain bisa jadi KPI nya juga berbeda. Begitu juga bagi sebuah pemerintahan. Harus ada KPI yang bisa dievaluasi harian, maksimal pekanan agar keputusannya bisa dilaksanakan dengan segera.

Dengan kelima ciri KPI di atas, apa sebaiknya yang menjadi ukuran kinerja pemerintahan Jokowi? Harga BBM, harga materai, nilai tukar rupiah, nilai tarif dasar listrik. Entahlah. Karena aku bukan orang pemerintahan dan politik, aku tidak tahu. Para ahli pemerintahan dan politik, mohon bantuannya ya?
Wallahu a’lam.

8 thoughts on “Menurutmu KPI Jokowi itu Apa Saja?

  1. saya pun kurang tahu mas kalau mengkaitkan KPI dengan pemerintahan. ya memang ada baiknya kita pun tahu KPI mereka apa sih. jadi ada panduan setidaknya.

    • sepakat dengan sampeyan mas Ryan, akan lebih cantik kalau mereka juga menyampaikan ke publik, kira-kira indikator yang menunjukkan pemerintah sudah bekerja dengan baik itu apa. Jadi sama-sama tahu dan fair.

  2. Dalam pandangan saya, karena peran Presiden yang paling utama adalah mengendalikan organisasi / lembaga di bawahnya maka justru ciri yang pertama itu adalah KPI nya berasal dari berbagai aktivitas. Jadi yang bisa dilihat adalah lembaga kepresidenannya.
    Saya coba rumuskan begini …

    Perspektif Kualitas Layanan Publik
    Presiden harus mengetahui apakah pelayanan publik yg lembaga / kabinetnya berikan telah memenuhi kebutuhan masyarakat sebagai warga negara dan pembayar pajak?
    KPI = Skor pelayanan publik kabinetnya (akumulasi)

    Perspektif Anti Korupsi
    Presiden harus berfokus pada pemenuhan kebutuhan pelayanan publik dalam cara2 yg efisien.
    KPI = Neraca APBN, PDB, pendapatan per kapita, prosentase yg dapat WTP di kementeriannya, Indeks Korupsi.

    Perspektif Kapasitas Layanan Publik
    Presiden harus berfokus pada operasi2 kritis yg memungkinkan kabinetnya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
    KPI = Indeks Negara Bahagia, Tingkat kemiskinan

    Perspektif Pembangunan Manusia
    Kemampuan presiden meningkatkan dan memenuhi kebutuhan masyarakat dalam pembangunan SDM.
    KPI = % yg masih buta huruf, % yg belum melek internet

    Sedangkan indikator seperti harga BBM, harga materai, nilai tukar rupiah, nilai tarif dasar listrik… ini jadikan KPI nya kementerian-kementerian yang terkait. Untuk level presiden cukup yg global saja sifatnya. Atau kalau masih ingin dilekatkan dg lembaga kepresidenan, maka bisa dijadikan Action Plan untuk masing-masing KPI. Misal:
    Harga BBM, action plan dari KPI Tingkat kemiskinan
    Nilai tukar rupiah dan Hutang negara, action plan dari KPI Neraca APBN
    dst ..🙂

      • Ya memang harus diklasifikasi mana yang bisa diukur bulanan, half-year, dan tahunan. Yang saya sebutkan di atas memang baru bisa dievaluasi pertahunnya.
        Kalo yang jangka pendek / bulanan biasanya yg terkait dg realisasi program kerja. Jadi KPI-nya:
        [1] Berapa persen program kerja yang sudah dieksekusi berdasarkan rencana kerja?
        [2] Berapa persen dari yang dieksekusi tersebut berhasil memenuhi target?

        Paling tidak dari 2 KPI ini bisa menjadi alat bagi presiden dalam memenuhi janji-janjinya yang pernah dilontarkan ke publik.
        Nawacita yang disusun harus bisa dijabarkan KPI-nya, dan ditentukan periode asesmen-nya.

      • Ada sih, pak, cuma ya gak begitu strategis, maksudnya kecil perannya mendukung Sasaran Strategis. Sasaran Strategis itu seperti 4 perspektif yg saya sampaikan pada komentar sebelumnya.

        Misal KPI yg diukur pekanan.
        Kalo action plan-nya adalah Blusukan, maka KPI-nya:
        1. Berapa masukan warga yang diinput ke dalam sistem perbaikan (program kerja) dalam seminggunya.
        2. Berapa % masukan warga tsb yg sudah dieksekusi dalam program kerja dalam seminggu.

        Kalo Action Plan-nya adalah efisiensi operasional, maka KPI-nya: Berapa biaya operasional presiden dan rombongan selama berkantor di Bogor?

        dll … tapi ya itu tadi, gak begitu strategis.

        Presiden harus punya staf ahli KPI untuk mengukur yg kecil-kecil spt ini sampai yg sifatnya tahunan, untuk kemudian menjadi feedback perbaikan performance periode berikutnya.

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s