Kenapa Aku Gagal (Bag. 1)


Ini adalah pelajaran yang kudapatkan setelah bekerja. Kini aku tahu kenapa aku gagal waktu menjadi ketua DKI (Divisi Kerohanian Islam) Farmasi Unair dulu.

Sampai sekarang aku masih ingat pertanyaan-pertanyaan pedas itu. Masih terbayang wajahku yang bengong. Aku tidak tahu bagaimana harus menjawab. Banyak masalah yang tidak terselesaikan.

Alasan gagalku waktu itu adalah visi-misi. Aneh? Karena tidak banyak orang yang memperhatikan visi-misi. Bagi aku yang masih mahasiswa waktu itu, visi-misi itu tidak penting. Ketika membahas visi-misi, kami mengatakan "pre-memori".

Tapi baru kini aku sadar. Visi-misi itu tidak tergantikan. Tujuan berdiri dan aktivitas organisasi adalah visi-misi. Maka bila pimpinan organisasi melupakannya, akan ada banyak masalah yang muncul.

Tapi soal visi-misi bukan hanya itu. Ada juga visi-misi yang tak jelas. Sehingga yang terjadi adalah membingungkan. Orang yang pernah membuat visi-misi seringkali terjebak pada kata-kata yang dianggap bermutu tapi tak jelas.

Padahal visi-misi tidak boleh ada di awang-awang. Itu menurut Peter Drucker. Ketika membaca misi, harus ada gambaran yang jelas dalam kepalamu. Apa tujuan, siapa konsumen dan apa aktivitas organisasimu harus bisa muncul dalam misi.

Membuat misi yang jelas dan bisa dijalankan memang tidak mudah. Tapi prinsipnya sederhana. Paling tidak ada tiga hal penting dalam sebuah misi. Konsumen, tujuan yang diinginkan terjadi pada konsumen dan bagaimana tujuan tersebut bisa diwujudkan.

Karena aku tidak tahu apa misi organisasiku, aku gagal. Karena aku tidak peduli misi organisasiku, aku gagal. Dan karena aku tidak tahu bagaimana misi yang baik, aku gagal. Bagaimana denganmu kawan?

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s