Pangkal Dosa-Dosa adalah Bohong


Ketika membaca mahfudzot ini teringat sebuah kisah. Seorang sahabat Nabi yang masuk Islam walau dia masih sering berbuat dosa. Nabi hanya berpesan agar ia jujur.

"Ternyata Islam itu mudah". Ia hanya diminta jujur. Tapi di akhir kisah, sahabat tersebut mengakui bahwa jujur itu menjadi pokok dalam kebaikan. Kejujuran menangkal segala perbuatan dosa yang ia lakukan.

Bila jujur menjadi penangkal perbuatan dosa, apakah bohong yang membuat manusia berbuat dosa?

Jawabannya iya. Karena sejak dilahirkan, manusia sebenarnya didesain untuk jujur. Anak-anak yang berbohong bisa kita lihat dari bahasa tubuhnya. Tubuh dan nurani mereka sadar bahwa bohong itu tidak baik dan tidak benar. Tubuh mereka menolak berbohong.

Maka orang tua harus memahami ini. Hindarkan anak-anak dari bohong sejak dini. Karena bila mereka bohong, sedikit demi sedikit nurani ternodai. Dan bila nurani telah ternoda, apa yang menghalangi mereka untuk berbuat dosa yang jauh lebih besar?

Ingat kawan, syirik dan kufurnya penentang para Nabi dan Rasul juga dengan bohong. Mereka sudah tahu bahwa para Nabi dan Rasul serta ajaran yang mereka bawa benar. Tapi karena nurani ternodai mereka enggan mengikuti.

Dan dalam menjaga nurani anak, jangan mentolerir perbuatan dosa yang mereka lakukan. Segera perbaiki dan tegarlah.

Seorang ibu bertanya, "Bolehkah saya tidak menegur anak saya yang berusia 5 tahun ketika berkata kotor? Karena kadang saya merasa kasihan. Anak-anak tetangga yang lain juga berkata kotor. Tapi orang tua mereka tidak menegur. Seolah-olah kok anak saya saja yang salah."

Sesuatu yang menarik dalam mendidik anak adalah ketegaran orang tua dalam memperbaiki akhlak. Begitu sekali ibu atau bapak "memaklumi" perbuatan dosa anak, maka akan tertanam bahwa perbuatan dosa yang ia lakukan ternyata boleh. Dan ini jelas berbahaya.

Kawan, perbuatan dosa yang paling ringan adalah berbohong. Tapi perbuatan ini membawa akibat yang sangat berbahaya. Karena berbohong menodai nurani. Padahal nurani yang suci adalah pencegah pertama dosa.

Semoga Allah menghindarkan keluargaku dan keluargamu dari berbohong.
Wallahu a’lam.

One thought on “Pangkal Dosa-Dosa adalah Bohong

  1. Pingback: Pangkal Dosa-dosa adalah bohong  | ilmamblue

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s