Semoga bukan Ditolak karena Akhlak


Untuk urusan ini aku juga masih butuh banyak belajar. Contohnya nyata. Rasulullah tidak pernah bermasalah dengan adab dan tingkah laku. Wahyu dari Allah tentang aqidah yang membuat beliau dianggap bermasalah.

Sementara aku, selama ini usulku malah sering ditolak. Bukan usulnya tidak logis tapi sikap saat menyampaikan usul sering menjengkelkan.

Orang lain mungkin melihat itu adalah kesalahan mereka yang tidak menghargai usulan logis.

Tapi aku tidak ingin terjebak. Menyalahkan orang lain sangat mudah. Bila aku tidak mampu meyakinkan orang lain tentang usul yang kuberikan, itu adalah kesalahanku. Apalagi bila usul itu malah membuat orang lain tersudut.

Aku sering merasa sangat bersemangat ketika menyampaikan usul. Terlalu bersemangat. Sehingga yang terlihat justru menggebu-gebu dan cenderung memaksakan. Padahal tidak ada orang yang ingin dipaksa.

Adakah yang bisa memberiku pelajaran tentang hal ini? Bagaimana memberikan pendapat terbaik sekaligus rendah hati? Sehingga penolakannya bukan karena cara menyampaikannya. Wallahu a’lam.

5 thoughts on “Semoga bukan Ditolak karena Akhlak

  1. Pendapat / usulan coba disampaikan dengan data pendukung yang kuat, orientasi bicara fakta, bukan asumsi.

    Tidak usah mendebat mereka yang menolak usulan, tapi berikan seakan-akan sebuah penerimaan*, kemudian giring dg halus sampai kemudian menerima usulannya Pak Anas. Dengan begitu, ia akan merasa dihargai.

    *) Sifat dasar manusia yang diliputi ego yang tinggi, yaitu tidak suka didebat / disanggah di depan umum.

    • ini tambah berat… Saya orangnya senang dengan jujur brutal… harus belajar banyak…… Apalagi pakai menggiring….. huuuuuhhhh …..

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s