Apakah Sekarang Saatnya Warung Kelontong Hilang dari Surabaya?


Ini pendapatku soal warung kelontong dan minimarket. sudah saatnya warung kelontong hilang….

Inti Organisasi

Melewati Jl. Semolowaru, Surabaya, minimarket yang sebelumnya disegel Satpol PP kini beroperasi kembali. Apakah aksi yang diliput banyak media sebelumnya hanya sandiwara atau tidak aku tidak tahu. Kini aku malah berpikir, sekarangkah waktunya bagi warung kelontong untuk hilang dari Surabaya?

Persaingan antara warung kelontong dan minimarket memang tak semudah yang dibayangkan. Para pendukung warung kelontong cenderung beralasan idealisme. Sementara beberapa cara warung kelontong bisa bertahan yang disampaikan oleh para ahli lebih banyak menitikberatkan pada penghematan.

Maklum harga memang selalu menjadi pertimbangan utama. Apalagi dengan harga kebutuhan pokok yang naik. Tapi pertanyaannya, apakah penghematan menjadi jalan keluar bagi warung kelontong.

Harga, tempat belanja yang bersih, rapi dan dingin adalah beberapa keunggulan minimarket. Tapi menurutku ada hal penting lain yang menjadi daya tarik minimarket dibanding warung kelontong. Dan itu disebut self service.

Dulu, saat minimarket tidak sebanyak sekarang, warung kelontong adalah satu-satunya pilihan. Tidak ada pilihan lain. Tapi sekarang kondisinya berbeda.

Keunggulan…

View original post 225 more words

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s