Sebaiknya Berobat dengan Herbal atau Obat Kimia?


"Herbal vs kimia", sebuah perdebatan penggunaan obat yang makin panas. Ada yang "mengharamkan" obat kimiawi. Sebaliknya, ada yang merendahkan herbal. Padahal, dengan memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing, banyak keunggulan yang bisa kau dapatkan.

Secara umum, keunggulan obat herbal adalah kerjanya yang aman dan lebih holistik. Aman karena, herbal dibuat dari tumbuhan, apalagi yang disiapkan dengan diseduh. Dengan larut dalam air, ia tidak terlalu banyak mengganggu fungsi ginjal. Karena ginjal cenderung mengeluarkan senyawa yang larut dalam air.

Holistik, karena herbal seringkali bekerja tidak langsung. Ia banyak berfungsi pada proses penguatan tubuh. Dan dengan makin baiknya kondisi tubuh, kekuatan melawan penyakit meningkat.

Namun kekurangan dari herbal adalah kerjanya yang lama. Tidak seperti obat kimiawi yang bekerja dalam hitungan jam bahkan menit, herbal bekerja dalam waktu minggu, bulan bahkan tahunan.

Obat kimiawi, keunggulannya memang waktu kerja yang cepat. Namun, secara umum, pasti ada efek samping yang ditimbulkan oleh obat kimiawi. Efek samping obat muncul karena obat yang masuk dalam darah beredar ke seluruh tubuh.

Dan saat sel sakit bereaksi dengan senyawa obat, muncul efek yang diinginkan. Tapi bila senyawa obat bereaksi dengan sel yang tidak sakit maka ada efek samping obat. Ada yang menyebabkan kantuk, ada pula yang bisa membuat susah BAB dan lain sebagainya.

Dengan masing-masing kelebihan dan kekurangan, bagaimana kau sebaiknya menentukan pilihan obat? Caranya adalah seberat apa dan segawat apa penyakitmu? Kalau tidak gawat, kau bisa menggunakan herbal. Tapi.bila penyakitmu gawat dan berat, pilihan utamanya adalah obat kimiawi.

Atau dengan kata lain, ketahui dulu seperti apa sakitmu. Baru kau bisa menentukan obat jenis mana yang cocok dengan kondisi itu. Seperti ketika berhadapan dengan musuh, semakin baik kau mengetahui musuhmu, semakin tepat pilihan senjatamu saat menghadapinya.

Takdir itu memang di tangan Allah. Tapi keputusan untuk berobat dengan cara terbaik ada di tanganmu. Dan bukankah berobat dengan cara terbaik adalah bentuk sabar yang utama. Semoga Allah menghapuskan dosa-dosa kita dengan rasa sakit. Semoga Allah menjadikan ikhtiar berobat kita amal kebaikan di sisiNya.

Wallahu a’lam.

4 thoughts on “Sebaiknya Berobat dengan Herbal atau Obat Kimia?

  1. Hhm.. Mw obat herbal dan kimia dua2nya hrs sesuai diagnosis dan indikasi..
    Prinsip obat kimia: aslinya racun, dosislah yang membutnya menjadi obat.
    Prinsip obat herbal: suatu obat jika dimakan dan tidak ditemukan penyakit (atau penyakitnya tidak sesuai dgn sasaran obat itu), obatnya sendiri akan menjadi penyakit.
    Ttg cepat atau lambat.. Hhhm, obat herbal bs jg kerja lbh cpt dr obat kimia (contoh: jus kurma dlm meningkatkan volume darah) dan ada obat kimia yg kerjanya lambat (contoh: antibiotik)

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s