Dik, Bakat tidak Muncul dengan Nonton Sinetron


Bismillah. Maafkan aku kawan, selama Ramadhan ini banyak waktu dan energi yang tersita di pekerjaan. Maklum, Ramadhan itu bulan lemburnya para amil zakat. Kau yang belum bayar zakat atau ingin berinfak bisa lewat PKPU baik di Surabaya atau di kota-kota lainnya.

Kawan, suatu ketika dalam sebuah wawancara singkat dengan para lulusan SMU aku kaget. Ternyata banyak siswa SMU belum punya aktivitas yang disukainya. Lalu apa aktivitas mereka? Ya di waktu senggang mereka hanya tiduran sambil nonton sinetron. Itu jawaban mereka.

Lalu apa masalahnya dengan aktivitas itu? Masalahnya, aktivitas itu tidak memberikan gambaran sama sekali, kau ini.hebat dalam hal apa? Atau gampangnya, bakatmu itu apa?

Aku yakin Allah sudah memberikan bakat bagi tiap manusia. Hanya saja bakat ini tidak begitu saja diketahui dengan mudah. Harus ada uji coba dengan aktivitas dan mengingat masa lalu.

Semakin banyak aktivitas uji coba, semakin mudah kau menemukan bakat. Kau akan tahu dengan mudah dengan berbagai aktivitas yang pernah kau lakukan, mana yang memberikan kepuasan tertinggi? Kapan kepuasan itu datang? Bagaimana bentuknya?

Atau dari sekian banyak aktivitasmu, mana yang sampai membuatmu lupa waktu? Atau mana aktivitas yang meski persiapan minimal tapi hasil maksimal? Atau mana aktivitas yang dipercayakan oleh orang di sekitarmu?

Pertanyaan-pertanyaan ini bisa mengungkapkan bakat yang kau miliki. Tapi, jawabannya harus setelah banyak dan beragam aktivitas kau jalani. Karena pengalaman aktivitas itu yang bisa kau rasakan Kawan.

Meski menemukan bakat tidak dibatasi pada usia SMU. Tapi di usia itu, kesempatan untuk melakukan berbagai uji coba aktivitas terbuka luas. Berbeda dengan yang bekerja atau berkeluarga. Waktu dan energi harus sudah dibagi sesuai dengan haknya.

Maka bagi adik-adikku, cobalah berbagai aktivitas. Ikutilah berbagai macam lomba. Atau bergabunglah dengan organisasi. Dari sanalah kau bisa bercermin dan melihat, "Aku diciptakan hebat dalam hal apa?" Semoga Allah memudahkan proses pencarian bakatmu. Wallahu a’lam.

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s