Mungkinkah Sosok Mush’ab Bin ‘Umair Muncul Lagi?


Mush’ab bin ‘Umair memang tidak seterkenal sebagaimana empat sahabat utama Nabi Muhammad, Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali. Tapi melihat ada peristiwa penolakan pengajian akbar di beberapa lokasi di Jawa Timur, aku membayangkan pasti indah bila sosok Mush’ab muncul lagi.

Pernahkah kau berpikir kenapa Rasulullah mengirim Mush’ab ke Madinah, bukannya salah satu dari empat sahabat yang utama itu? Apakah yang menjadikan Mush’ab jadi pilihan pertama? Ini pendapatku.

Mush’ab adalah salah satu sahabat yang menurut Nabi SAW sendiri adalah orang yang sangat mirip dengan beliau. Baik dari segi fisik ataupun karakter pembawaan. Ia adalah orang yang sangat menawan tidak hanya bagi kaum hawa tapi juga orang yang menyenangkan bagi para pria.

Maka ketika Mush’ab diminta berdakwah ke Madinah sebelum kaum muslimin hijrah, ini adalah pilihan yang tepat. Karena saat hijrah terjadi, tidak ada satu rumah pun di Madinah melainkan minimal satu orang sudah memeluk Islam. Alhamdulillaah.

Maka ijinkan aku memberikan pilihan. Mungkin ada baiknya, bila dakwah dilakukan kepada masyarakat umum, ada da’i yang seperti Mush’ab. Kalaupun tidak secara fisik, minimal secara penyampaian memahami kejiwaan manusia dan masyarakat awam.

Sementara da’i yang memiliki pemahaman fikih yang bagus sebagaimana Umar muncul saat memang dibutuhkan ide-ide dalam menjawab masalah ummat. Pernahkah kau berpikir kenapa Rasulullah jarang mengirim Umar sebagai da’i kepada orang awam? Para sahabat sendiri saat dimintai pendapat oleh Abu Bakar tentang Umar sebagai penggantinya, sebagian besar keberatan.

Alasannya? Bukan karena Umar tidak memiliki kemampuan untuk memimpin. Hanya saja mereka khawatir sikapnya yang tegas, dianggap akan menyulitkan banyak orang. Tapi sejarah membuktikan hasilnya berbeda. Umar memang bukan sosok yang selalu bisa membuat orang tersenyum saat berbincang atau berdiskusi. Tapi keputusan yang ia buat adalah yang terbaik. Dan kemampuan memutuskan itulah yang menjadikan ia da’i yang tepat untuk memegang kekuasaan.

Kembali ke Mush’ab. Allah menjemputnya saat Perang Badar. Kau tidak berkesempatan melihat apakah ia juga cocok jadi pemimpin seperti Umar atau tidak. Tapi kau sudah melihat bahwa ia sangat cocok sebagai da’i bagi masyarakat awam.

Maka bagi para da’i yang memang memiliki kemampuan fikih hebat, namun kurang memahami kondisi masyarakat awam, sebaiknya memiliki lahan dakwah yang khusus. Diskusi dengan jamaah yang terpilih yang juga memiliki kapasitas yang memadai.

Sementara dakwah di masyarakat umum yang masih awam, butuh da’i yang luwes, yang enak didengar tutur katanya. Bukan yang sering guyonnya tapi yang lembut dan menyejukkan tutur kata dan perilakunya. Semoga Allah mengampuniku bila ada salah. Wallahu a’lam.

One thought on “Mungkinkah Sosok Mush’ab Bin ‘Umair Muncul Lagi?

Bagaimana menurutmu kawan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s